Calon kuwu Slamet Caryo Desa Karangampel Lor Rumahnya Dirusak Sekelompok Pemuda

- Penulis

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1. Com| INDRAMAYU

Suasana Desa Karangampel Lor memanas setelah kontestasi pemilihan kuwu berakhir. Ketegangan itu memuncak pada Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIB, ketika rumah salah satu calon kuwu, Slamet Caryo, menjadi sasaran pengrusakan oleh sekelompok pemuda yang diduga membawa senjata tajam.

Menurut penuturan Satori, saksi mata yang tengah memperbaiki motor di samping rumah Slamet Caryo, sekelompok pemuda datang secara tiba-tiba. Tanpa banyak bicara, mereka menghantam pintu kaca rumah dengan benda tajam hingga pecah berantakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tau-tau ada yang datang, langsung mukul kaca dengan senjata tajam Saya kaget, soalnya cepat sekali kejadiannya,” ujar Satori dalam keterangannya.

Saat insiden berlangsung, Slamet Caryo tidak berada di rumah, sehingga keluarga maupun warga sekitar sempat panik melihat aksi perusakan tersebut.

Insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah hasil pemilihan kuwu menunjukkan bahwa Slamet Caryo kalah selisih sekitar 1.148 suara dari pemenang, Sunedi. Suasana desa yang sudah menghangat sejak masa kampanye diduga ikut menjadi pemicu kerawanan pasca-pemilihan.

Baca Juga:  Tanpa Pengawasan Pihak Desa Proyek Cor Beton Tidak Sesuai spesifikasi

Pihak korban menduga para pelaku merupakan massa yang disebut sebagai pendukung Sunedi. Salah satu terduga pelaku yang namanya muncul dalam laporan adalah M F A, Namun, dugaan ini masih membutuhkan pendalaman dan verifikasi dari pihak kepolisian.

Merasa dirugikan, keluarga Slamet Caryo segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karangampel. Polisi telah menerima laporan dan disebut mulai melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa saksi dan mengidentifikasi pelaku yang terlihat di lokasi.

Kapolsek Karangampel Warmad membenarkan adanya pengrusakan dan demi kondusifitas perkara ini dilimpahkan ke polres Indramayu

Warga berharap proses hukum berjalan adil dan situasi desa kembali kondusif.

Sejumlah warga yang ditemui berharap agar perbedaan pilihan politik tidak lagi memicu keributan. Mereka meminta semua pihak menahan diri dan memberi ruang bagi aparat untuk bekerja.

“Pilihan boleh beda, tapi jangan sampai merusak kampung sendiri,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Peredaran Obat Keras di Cangkingan Mengemuka, Publik Tunggu Ketegasan Aparat
Bupati Lucky Hakim dan DPRD Jabar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung
PPN Kilang Balongan Gelar Upacara Bendera Peringati Harlah Pancasila
Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara
Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur
Kilang Pertamina Balongan Kolaborasi Dengan Komunitas Sembelihan Halal Indramayu (SEHAI) dan Jagal Profesional Sembelih 102 Hewan Kurban
IWO Indramayu Blusukan Bagikan Daging Kurban, Sentuh Langsung Hati Warga di Hari Raya
Tebar Keikhlasan dan Kepedulian Sosial, Anggota DPRD Jabar Hilal Himawan Berikan 3 Sapi dan 20 Kambing Idul Adha 1447
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:29 WIB

Kasus Dugaan Peredaran Obat Keras di Cangkingan Mengemuka, Publik Tunggu Ketegasan Aparat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:32 WIB

Bupati Lucky Hakim dan DPRD Jabar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:29 WIB

PPN Kilang Balongan Gelar Upacara Bendera Peringati Harlah Pancasila

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:32 WIB

Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:27 WIB

Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur

Berita Terbaru