Diduga Pekerjaan Drainase Pemasangan U-Ditch Asal Jadi

- Penulis

Jumat, 19 September 2025 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Kompas1.com | INDRAMAYU

 

Pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan memberikan mandat ke CV Lintang Kahuripan sebagai pemenang lelang tetapi pihak CV Lintang Kahuripan atau pelaksana di lapangan kurang pengawasan di lapangan diduga pengerjaan Drainase Pemasangan U-Ditch tersebut asal jadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diduga lepas dari pengawasan konsultan proyek Drainase/ U-DITCH asal asalan” menunjukkan bahwa ada proyek pembangunan Drainase/ U-Ditch yang dikerjakan tidak sesuai standar (asal-asalan), dan ini terjadi karena kurangnya atau tidak adanya pengawasan yang memadai dari konsultan proyek tersebut. Hal ini bisa mengakibatkan kualitas bangunan yang buruk, seperti yang terjadi pada proyek Drainase/ U-Ditch di Perumahan Margalaksana.

Hasil investigasi di lapangan menunjukkan indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek. Tim media yang meninjau lokasi menemukan kejanggalan dalam pemasangan material batu, yang terlihat hanya ditumpuk-tumpuk tanpa struktur yang kokoh. Di bagian atasnya, batu tersebut hanya ditutup dengan campuran semen dan pasir, sehingga menimbulkan dugaan bahwa pekerjaan dilakukan tanpa memperhatikan standar konstruksi, Senin (15/09/2025)

Dan hasilnya setelah beres pengerjaan baru tiga minggu bangunan sudah kelihatan retak-retak dan rapuh di beberapa titik sehingga di khawatirkan tidak akan bertahan lama, selain itu awak media kesulitan saat memeriksa bangunan Drainase/U-Ditch tersebut karena tidak adanya keterangan papan informasi proyek di lokasi untuk volume panjang, tinggi serta lebar tidak tertulis dalam papan Kegiatan.

Baca Juga:  HUT Ke-47 FKPPI Momentum Perkuat Soliditas

Menurut sumber masyarakat setempat yang ahli di bidang pembangunan waktu pengerjaan proyek tersebut semua orang luar daerah padahal warga setempat banyak yang ahli.

“Itu yang pemborongnya bukan orang sini kita tanya itu ada yang dari Cirebon, coba jika pemborongnya orang sini pasti pengerjaan akan di utamakan, akan bagus,” ujarnya.

“Lihat saja sekarang sudah mulai retak-retak gitu, kita lihat waktu bikin adukan itu semen nya kurang sehingga terjadi retakan dan cara menempel batu kurang baik, “tuturnya.

Drainase/U-Ditch yang baru dikerjakan sudah retak retak sangat disayangkan proyek yang baru dikerjakan 3 Minggu sudah rapuh yang mana tidak akan bertahan lama.

Anggaran yang seharusnya dioptimalkan agar kualitas pembangunan bertahan lama, efektif dan transparan sangat penting untuk memastikan anggaran digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat, pengawas dan akuntabilitas bermanfaat bagi pembangunan yang berkelanjutan

Selanjutnya awak media mencoba menghubungin pihak Diskrimrum yang memberikan pekerjaan kepada CV.Lintang kahuripan melalui
Via WhatsApp ke Kabid Diskrimrum
Kris” menjawab pekerjaan belum di priksa,belum diterima dengan alasan masih ada yang di perbaiki “ujar Kabid Kris kepada awak media setelah di komfrimasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Peredaran Obat Keras di Cangkingan Mengemuka, Publik Tunggu Ketegasan Aparat
Bupati Lucky Hakim dan DPRD Jabar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung
PPN Kilang Balongan Gelar Upacara Bendera Peringati Harlah Pancasila
Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara
Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur
Kilang Pertamina Balongan Kolaborasi Dengan Komunitas Sembelihan Halal Indramayu (SEHAI) dan Jagal Profesional Sembelih 102 Hewan Kurban
IWO Indramayu Blusukan Bagikan Daging Kurban, Sentuh Langsung Hati Warga di Hari Raya
Tebar Keikhlasan dan Kepedulian Sosial, Anggota DPRD Jabar Hilal Himawan Berikan 3 Sapi dan 20 Kambing Idul Adha 1447
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:29 WIB

Kasus Dugaan Peredaran Obat Keras di Cangkingan Mengemuka, Publik Tunggu Ketegasan Aparat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:32 WIB

Bupati Lucky Hakim dan DPRD Jabar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:29 WIB

PPN Kilang Balongan Gelar Upacara Bendera Peringati Harlah Pancasila

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:32 WIB

Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:27 WIB

Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur

Berita Terbaru