PT. Quanzhou Jinlin Luggage Indonesia Di Kecamatan Losarang Siap Menyerap Hingga 20 Ribu Tenaga Kerja Asal Indramayu

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.com | INDRAMAYU

Suasana pagi di hamparan lahan kawasan industri Kecamatan Losarang terasa berbeda, Selasa (30/9/2025). Lahan urugan yang masih kosong kini dipadati undangan, jajaran pejabat, hingga perwakilan investor. Di sinilah sebuah babak baru dimulai—Ground Breaking Ceremony pembangunan pabrik koper PT. Quanzhou Jinlin Luggage Indonesia.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung menandai dimulainya pembangunan. Dengan mengurug tanah dan pasir menggunakan scope, gemuruh tepuk tangan pun pecah. Momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan tanda penting bahwa Indramayu tengah bersiap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kepercayaan investor asal Tiongkok yang memilih Indramayu.

“Pabrik ini akan menjadi harapan besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja luas, dan memacu pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya penuh optimisme.

Lebih dari sekadar pabrik koper, kehadiran PT. Quanzhou Jinlin Luggage Indonesia menjadi simbol bahwa iklim investasi di Indramayu semakin baik. Mekanisme perizinan yang mudah, cepat, transparan, dan tertib kini menjadi keunggulan daerah. Hal ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha.

Baca Juga:  Bergerak Cepat Dinas Sosial Kabupaten Indramayu Memberikan Bantuan Warga Akibat Cuaca Ekstrem

Bupati menambahkan, keberadaan pabrik koper ini diharapkan mampu menciptakan perputaran uang lebih besar, menggerakkan sektor pendukung seperti transportasi dan logistik, hingga memperluas pasar bagi produk unggulan Indramayu.

“Pembangunan ini harus kita sukseskan bersama. Mari kita bersinergi agar Indramayu makin maju dan benar-benar mewujudkan Indramayu Reang,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Quanzhou Jinlin Luggage Indonesia, Mr. Fung, menyebutkan bahwa pabrik di Indramayu merupakan pabrik kedua setelah sebelumnya dibangun di Kota Semarang. Pabrik ini ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada Juni 2026 dengan menyerap hingga 20 ribu tenaga kerja asal Indramayu.

“Kami berharap dukungan besar dari masyarakat dan pemerintah sehingga kehadiran pabrik ini bisa mendorong peningkatan perekonomian di Kabupaten Indramayu,” kata Fung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Peredaran Obat Keras di Cangkingan Mengemuka, Publik Tunggu Ketegasan Aparat
Bupati Lucky Hakim dan DPRD Jabar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung
PPN Kilang Balongan Gelar Upacara Bendera Peringati Harlah Pancasila
Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara
Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur
Kilang Pertamina Balongan Kolaborasi Dengan Komunitas Sembelihan Halal Indramayu (SEHAI) dan Jagal Profesional Sembelih 102 Hewan Kurban
IWO Indramayu Blusukan Bagikan Daging Kurban, Sentuh Langsung Hati Warga di Hari Raya
Tebar Keikhlasan dan Kepedulian Sosial, Anggota DPRD Jabar Hilal Himawan Berikan 3 Sapi dan 20 Kambing Idul Adha 1447
Berita ini 77 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:29 WIB

Kasus Dugaan Peredaran Obat Keras di Cangkingan Mengemuka, Publik Tunggu Ketegasan Aparat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:32 WIB

Bupati Lucky Hakim dan DPRD Jabar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:29 WIB

PPN Kilang Balongan Gelar Upacara Bendera Peringati Harlah Pancasila

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:32 WIB

Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:27 WIB

Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur

Berita Terbaru