Bitung, Kompas1.com — Komunitas Bitung Cinta Toleransi (KBCT) menggelar rapat perdana yang bergulir di Kafe JACP, di kawasan Taman Kesatuan Bangsa, Kota Bitung. Kamis, (30/10/2025). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat semangat kerukunan antar umat beragama di Kota Bitung.
Dalam rapat yang berlangsung penuh keakraban tersebut, berhasil merampungkan struktur kepengurusan berdasarkan hasil kesepakatan bersama yakni, Viktor Mandak, SH sebagai Penasehat Komunitas, Arle Kristy Pongoh terpilih sebagai Ketua, Adrianto Kaiko sebagai Wakil Ketua, Nurhayati Abdulah, SH sebagai Sekretaris, Wakil Sekretaris Tetty Mangolo, dan sebagai Bendahara Penatua Guam Pangerapan.
Adapun Komunitas ini terbentuk atas dasar kolaborasi lintas agama yang melibatkan unsur Kristiani, Muslim, Hindu, Budha, dan Konghucu, dengan semangat bersama untuk menjaga dan memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Bitung.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua terpilih, Arle Kristi Pongoh, menyampaikan bahwa ke depan KBCT akan mengadakan berbagai kegiatan positif yang bertujuan mempererat kebersamaan antar warga seperti, lomba Cerdas Cermat Alkitab serta Lomba Christmas Idol untuk kategori anak-anak dan dewasa.
“Tujuan kami sederhana, yaitu menanamkan nilai cinta kasih, toleransi, dan kebersamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Kami ingin menjadikan Bitung sebagai kota yang dikenal karena kerukunan dan kedamaiannya,” ucap Arle dalam sambutannya.
Pemerintah Kota Bitung melalui Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE turut memberikan apresiasi atas terbentuknya komunitas ini. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang menumbuhkan semangat toleransi dan kebersamaan lintas agama.
“Bitung adalah kota yang majemuk. Dengan adanya komunitas seperti Bitung Cinta Toleransi, kita berharap nilai persaudaraan dan kebersamaan antar umat semakin kuat,” ujar Wali Kota Hengky Honandar.
Dengan terbentuknya kepengurusan resmi ini, KBCT siap melangkah untuk menjadi motor penggerak harmoni sosial dan teladan bagi daerah lain dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan. (CJP)














