Komunitas Bitung Cinta Toleransi Resmi Terbentuk, Wujudkan Semangat Kebersamaan dan Kerukunan Antar Umat Beragama

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Kompas1.com — Komunitas Bitung Cinta Toleransi (KBCT) menggelar rapat perdana yang bergulir di Kafe JACP, di kawasan Taman Kesatuan Bangsa, Kota Bitung. Kamis, (30/10/2025). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat semangat kerukunan antar umat beragama di Kota Bitung.

Dalam rapat yang berlangsung penuh keakraban tersebut, berhasil merampungkan struktur kepengurusan berdasarkan hasil kesepakatan bersama yakni, Viktor Mandak, SH sebagai Penasehat Komunitas, Arle Kristy Pongoh terpilih sebagai Ketua, Adrianto Kaiko sebagai Wakil Ketua, Nurhayati Abdulah, SH sebagai Sekretaris, Wakil Sekretaris Tetty Mangolo, dan sebagai Bendahara Penatua Guam Pangerapan.

Adapun Komunitas ini terbentuk atas dasar kolaborasi lintas agama yang melibatkan unsur Kristiani, Muslim, Hindu, Budha, dan Konghucu, dengan semangat bersama untuk menjaga dan memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kota Bitung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua terpilih, Arle Kristi Pongoh, menyampaikan bahwa ke depan KBCT akan mengadakan berbagai kegiatan positif yang bertujuan mempererat kebersamaan antar warga seperti, lomba Cerdas Cermat Alkitab serta Lomba Christmas Idol untuk kategori anak-anak dan dewasa.

Baca Juga:  Perumda Tirtanadi Terima Kunjungan Warga Perumahan Medan Permai, Ketua A-PPI Sumut mendukung Komitmen Tingkatkan Layanan .

“Tujuan kami sederhana, yaitu menanamkan nilai cinta kasih, toleransi, dan kebersamaan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Kami ingin menjadikan Bitung sebagai kota yang dikenal karena kerukunan dan kedamaiannya,” ucap Arle dalam sambutannya.

Pemerintah Kota Bitung melalui Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE turut memberikan apresiasi atas terbentuknya komunitas ini. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang menumbuhkan semangat toleransi dan kebersamaan lintas agama.

“Bitung adalah kota yang majemuk. Dengan adanya komunitas seperti Bitung Cinta Toleransi, kita berharap nilai persaudaraan dan kebersamaan antar umat semakin kuat,” ujar Wali Kota Hengky Honandar.

Dengan terbentuknya kepengurusan resmi ini, KBCT siap melangkah untuk menjadi motor penggerak harmoni sosial dan teladan bagi daerah lain dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan. (CJP)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru