Peredaran Miras Oplosan Di Desa Cikedung Semakin Marak APH Harus Memberikan Tindakan Hukum Untuk Para Pelaku Penjual

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.com | INDRAMAYU

Menilai maraknya peredaran minuman keras (Miras) oplosan di wilayah kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jabar ” lantaran diduga tidak ada tindakan tegas dari pemerintah dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menghukum pelakunya.

‎Diketahui peredaran Miras oplosan tersebut yaitu di desa Cikedung.

‎“Kasus-kasus Miras oplosan terjadi karena pemerintah dan APH diduga tidak memberikan tindakan hukum yang tegas terhadap para pelaku.”  Padahal sudah banyak korban yang berjatuhan karena mengkonsumsi Miras oplosan tersebut,” Tegas tokoh masyarakat kecamatan Cikedung yang enggan di sebut jatidirinya, Rabu (29/10/2025).

‎Menurut dia, banyak peraturan daerah dan hukum yang mengatur Miras oplosan, namun tak satupun yang dapat mencegah dan memberikan efek jera terhadap pelaku, meskipun sudah memakan banyak korban jiwa.

‎“Kalau hukum masih saja tetap seperti itu, maka jangan heran kasus-kasus seperti ini akan terus terjadi,” Kata dia.

‎Awak media mencoba datang untuk mengkonfirmasi CL terkait diduga menjual minum oplosan dan menjelaskan, “Ya saya sudah 2 tahun menjual minuman oplosan ini. Bahkan tiap saya sudah berkordinasi dengan APH setempat. Dan ada juga dari luar daerah mengatasnamakan APH meminta jatah,” Ucap CL penjual Oplosan.

‎Lanjut CL, “APH setempat juga sering datang ke warung dan meminta bantuan dana untuk operasional. Adik saya juga dari APH dan dia bertugas di luar kota,” pungkasnya

‎Warga setempat yang tak mau dipublikasikan namanya, mendesak pemerintah dan APH untuk menerapkan hukuman setimpal terhadap para pelaku.

‎Lanjut dia, biasanya tiap akhir pekan digunakan pesta-pesta oleh kalangan anak muda “ apalagi sangat marak yang berjualan Miras oplosan hal tersebut APH harus bergerak cepat guna menjaga hal-hal yang tidak di inginkan.

‎“Kami sangat resah dengan adanya penjual Miras oplosan di edarkan oleh pribumi“ Jujur kami sebagai masyarakat sudah merasa resah “ PungkasNya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dugaan Peredaran Obat Keras di Cangkingan Mengemuka, Publik Tunggu Ketegasan Aparat
Bupati Lucky Hakim dan DPRD Jabar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung
PPN Kilang Balongan Gelar Upacara Bendera Peringati Harlah Pancasila
Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara
Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur
Kilang Pertamina Balongan Kolaborasi Dengan Komunitas Sembelihan Halal Indramayu (SEHAI) dan Jagal Profesional Sembelih 102 Hewan Kurban
IWO Indramayu Blusukan Bagikan Daging Kurban, Sentuh Langsung Hati Warga di Hari Raya
Tebar Keikhlasan dan Kepedulian Sosial, Anggota DPRD Jabar Hilal Himawan Berikan 3 Sapi dan 20 Kambing Idul Adha 1447
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:29 WIB

Kasus Dugaan Peredaran Obat Keras di Cangkingan Mengemuka, Publik Tunggu Ketegasan Aparat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:32 WIB

Bupati Lucky Hakim dan DPRD Jabar Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Cikawung

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:29 WIB

PPN Kilang Balongan Gelar Upacara Bendera Peringati Harlah Pancasila

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:32 WIB

Sapi Kurban Sabam Rajagukguk Bawa Keberkahan di 8 Titik Sumatera Utara

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:27 WIB

Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur

Berita Terbaru