Forum Peduli Indramayu (FPI) Mendesak LPS Dan Tim Likuidasi Untuk Transparan Terkait Aset BPR KR

- Penulis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 02:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.com | INDRAMAYU

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membantah keras tudingan penguasaan aset secara ilegal oleh Tim Likuidasi BPR Karya Remaja (BPR KR) dalam audiensi bersama Forum Peduli Indramayu. Namun, bantahan tersebut belum sepenuhnya meredam keraguan publik terkait transparansi proses likuidasi.

Perwakilan LPS, Iwa, tampil sebagai juru bicara tim likuidasi dengan menegaskan bahwa seluruh aset BPR KR—mulai dari lukisan, furnitur kantor, hingga peralatan dapur—telah melalui proses appraisal dan dilelang sesuai prosedur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua aset sudah dinilai dan dilelang. Tidak ada yang diambil atau dikuasai secara pribadi,” ujar Iwa.

Ia juga menepis isu yang menyebut adanya lukisan yang diberikan kepada Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa. Iwa menegaskan bahwa baik Tim Likuidasi maupun pihak LPS tidak ikut campur atau “cawe-cawe” dalam proses lelang aset.

Sementara itu, Diding, perwakilan LPS lainnya, menyatakan bahwa tiga aset tanah dan bangunan yang dikaitkan dengan Dewan Pengawas BPR KR—termasuk kantor cabang Jatibarang dan Lelea—tidak tercantum dalam catatan resmi Tim Likuidasi.

Baca Juga:  Progam PJS Berkah Merupakan Komitmen PT KPI RU VI Kilang Balongan Mengutamakan Aspek Keselamatan Dan Kesehatan

Namun demikian, penjelasan tersebut dinilai belum menjawab persoalan utama, yakni minimnya keterbukaan informasi kepada Kreditur Preferen Masyarakat (KPM). Forum Peduli Indramayu menyoroti tidak adanya laporan rinci dan komunikasi berkala terkait hasil likuidasi, meski proses telah berjalan cukup lama.

Ironisnya, saat persoalan transparansi ini dipertanyakan secara langsung, Ketua Tim Likuidasi BPR Karya Remaja, Suryaman, justru memilih diam dan tidak memberikan klarifikasi apa pun sepanjang audiensi berlangsung. Sikap bungkam tersebut dinilai mencederai prinsip akuntabilitas dan berpotensi memperkuat kecurigaan publik terhadap kinerja Tim Likuidasi.

Forum Peduli Indramayu menegaskan bahwa bantahan lisan semata tidak cukup. Mereka mendesak LPS dan Tim Likuidasi membuka data, dokumen, serta hasil lelang secara rinci agar proses likuidasi benar-benar dapat diawasi publik dan tidak menyisakan ruang bagi spekulasi maupun dugaan penyimpangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baituzzakah Pertamina ( Bazma ) RU VI Balongan Ganti Mobil Jenazah Lama, Kilang Balongan Komitmen Layani Masyarakat Dengan Baik
Pengukuhan DPP BARA HATI Indonesia Digelar di Aula Siantar Hotel, Tekankan Solidaritas dan Transparansi
PT PPN Kilang Balongan Raih Penghargaan Nusantara CSR Awards 2026 Lalui Program TJSL ( PETA )
Tawuran Berujung Penjarahan dan Teror Pembakaran, Respons Kapolres Pelabuhan Belawan Dipertanyakan,Publik Bandingkan dengan Era Josua Tampubolon
Sengketa Lahan Medan Labuhan, PN Medan Mulai Temukan Titik Terang
Ratusan Perwira Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Donorkan Darah, Wujudkan Masyarakat Yang Sehat dan Tangguh
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Melalui Program Seruni Lestarikan Budaya Tenun Pada Masyarakat Indramayu
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Wujudkan Program Unggulan CSR dan Pertegas komitmen Dekarbonisasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 03:10 WIB

Baituzzakah Pertamina ( Bazma ) RU VI Balongan Ganti Mobil Jenazah Lama, Kilang Balongan Komitmen Layani Masyarakat Dengan Baik

Jumat, 10 April 2026 - 10:57 WIB

Pengukuhan DPP BARA HATI Indonesia Digelar di Aula Siantar Hotel, Tekankan Solidaritas dan Transparansi

Kamis, 9 April 2026 - 09:10 WIB

PT PPN Kilang Balongan Raih Penghargaan Nusantara CSR Awards 2026 Lalui Program TJSL ( PETA )

Minggu, 5 April 2026 - 04:26 WIB

Tawuran Berujung Penjarahan dan Teror Pembakaran, Respons Kapolres Pelabuhan Belawan Dipertanyakan,Publik Bandingkan dengan Era Josua Tampubolon

Sabtu, 4 April 2026 - 09:16 WIB

Sengketa Lahan Medan Labuhan, PN Medan Mulai Temukan Titik Terang

Berita Terbaru