Relokasi Pedagang Alun – Alun Keluhkan Tindakan Oknum Arogan Gembok Fasilitas Publik di Sport Center Indramayu

- Penulis

Selasa, 26 Mei 2026 - 03:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.Com – Indramayu – Kebijakan relokasi pedagang di Indramayu kembali menuai sorotan tajam dan kecaman. Fasilitas publik di kawasan Sport Center (dekat kolam renang) yang seharusnya terbuka untuk umum, secara misterius justru ditemukan tertutup rapat dan digembok tanpa ada pihak yang berani bertanggung jawab. Kondisi ini memicu kemarahan para pedagang mainan eks Alun-Alun Indramayu yang dipaksa pindah ke lokasi tersebut tanpa fasilitas penunjang yang memadai.

Kekesalan ini memuncak pada Senin Pahing, 25 Mei 2026, ketika para pedagang mulai merasakan dampak langsung dari buruknya fasilitas di tempat baru. Katim, salah satu pengusaha mainan yang terdampak, membeberkan realita miris yang harus dihadapinya sehari-hari demi menyambung hidup. Ia mengaku terpaksa buang air kecil di sembarang tempat karena akses sanitasi yang menjadi hak dasar manusia justru dikunci rapat oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Baca Juga:  Implementasi Buffer Zone, Penutupan Jalan Depan Kilang Unit VI Balongan Secara Umum dan Permanen

“Saya kencing cari tempat seadanya aja karena toilet ditutup. Tapi apa jadinya kalau semua pedagang akhirnya BAB di sembarang tempat?” ketus Katim dengan nada geram saat diwawancarai pada Senin (25/5/2026). Pernyataan menohok ini menjadi tamparan keras bagi pengelola fasilitas publik yang seolah menutup mata terhadap hajat hidup orang banyak di kawasan Sport Center tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi memprihatinkan ini langsung memantik reaksi keras dari Ketua Perkumpulan Pedagang Indramayu Bersatu (PPIB), Nurbaeti Ia sangat menyesalkan tindakan arogan oknum yang tega menutup fasilitas umum krusial seperti toilet di saat para pedagang kecil sedang berjuang mengais rezeki. Menurutnya, pemindahan pedagang tanpa kesiapan fasilitas sama saja dengan menjebak rakyat kecil ke dalam kesengsaraan baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK
GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia
IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan
Perselisihan di Dunia Maya Jadi Pertemuan Tawuran, Polres Indramayu Amankan 9 Orang Remaja
Bupati Nias Selatan Lantik pejabat administrator, pengawas, Camat , Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah di aula kantor Bupati .
PPN Kilang Balongan Gelar Sosialisasi Major Emergency Drill di Desa Majakerta, Tingkatkan Ketangguhan Warga Sekitar Kilang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:39 WIB

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:47 WIB

IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan

Berita Terbaru