Program Makan Bergizi Gratis di Indramayu Disorot: Antara Isu Makanan Tak Layak, Diduga Monopoli Suplai Bahan Pokok

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 01:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.Com – Indramayu

INDRAMAYU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menjadi angin segar bagi peningkatan nutrisi masyarakat, kini justru menuai polemik di Kabupaten Indramayu. Bukannya apresiasi, Satuan Pelayanan (SPPG) di wilayah ini justru dihujani komplain keras dari warganet.

Keresahan masyarakat memuncak setelah berbagai unggahan terkait kualitas makanan yang diduga tidak higienis dan jauh dari standar gizi berseliweran di beranda media sosial Facebook. Slogan “Bergizi dan Gratis” dinilai hanya menjadi jargon semata, sementara fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi yang miris.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dugaan Monopoli Suplai Bahan Pokok

Tak hanya soal kualitas makanan, aroma tak sedap mengenai adanya “pengondisian” oleh oknum-oknum tertentu dalam suplai bahan pokok juga mulai terendus. Praktik ini diduga dilakukan demi meraup keuntungan pribadi dengan mengorbankan kualitas bahan makanan yang diterima oleh masyarakat.

Kondisi ini seolah telah menjadi rahasia umum, namun hingga kini belum ada tindakan tegas dari pihak berwenang untuk memutus rantai permainan oknum tersebut.

FPWI Siap Investigasi dan Lapor ke Aparat Penegak Hukum!

Menanggapi carut-marut pelaksanaan program MBG ini, Sekretaris Jenderal Forum Perjuangan Wartawan Indramayu (FPWI), Tomi Susanto, angkat bicara. Ia menegaskan tidak akan tinggal diam melihat uang rakyat dijadikan bahan permainan.

Baca Juga:  Kolaborasi Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Gelar Agility Test Pemadam Kebakaran

“Dalam waktu dekat, saya akan berkoordinasi dan menginstruksikan seluruh anggota forum yang merupakan jurnalis dari berbagai media untuk turun ke lapangan melakukan investigasi mendalam,” ujar Tomi dengan nada tegas.

Tomi menekankan bahwa FPWI akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Jika dalam investigasi ditemukan bukti kuat adanya penyimpangan, baik secara kualitas maupun administratif, pihaknya tidak akan segan untuk menyeret temuan tersebut ke ranah hukum.

“Uang rakyat kok dibuat main-main? Di mana hati nurani kalian? Jika ditemukan kejanggalan, kami akan segera melaporkan hal ini ke pihak terkait agar ada efek jera,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Indramayu masih menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mengevaluasi kinerja SPPG serta menjamin program MBG kembali ke tujuan awalnya: menyehatkan rakyat, bukan mengenyangkan kantong oknum. Diketahui belum lama ini ada salah satu SPPG di wilayah kecamatan Krangkeng yang di tutup sementara akibat diduga terdapat kecurangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

15 Kg Sabu Disembunyikan di Jok Mobil! Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ringkus 3 Pria di Pintu Tol
Masdi Tantang KPK Usut Tuntas Dugaan Ijon Proyek yang Menyeret Nama Pejabat Indramayu
Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK
GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia
IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan
Perselisihan di Dunia Maya Jadi Pertemuan Tawuran, Polres Indramayu Amankan 9 Orang Remaja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:40 WIB

15 Kg Sabu Disembunyikan di Jok Mobil! Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ringkus 3 Pria di Pintu Tol

Rabu, 4 November 2026 - 07:25 WIB

Masdi Tantang KPK Usut Tuntas Dugaan Ijon Proyek yang Menyeret Nama Pejabat Indramayu

Minggu, 1 November 2026 - 06:39 WIB

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 

Berita Terbaru