Tragis! Janji Kerja Di Kafe Diduga Jadi Kedok Jual Anak Di Bawah Umur

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kompas1.com | INDRAMAYU

Dugaan praktik eksploitasi remaja wanita berkedok lowongan kerja kembali bikin geger masyarakat. Seorang anak dibawah umur asal Cirebon diduga menjadi korban jebakan sadis setelah dijanjikan pekerjaan di sebuah kafe, namun justru disebut “dijual” oleh Nv sebagai joki kepada pria hidung belang demi memuaskan nafsu bejat di salah satu kosan Desa Pabean Udik.

Korban T awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai pelayan kafe dengan iming-iming gaji besar dan kehidupan lebih baik. Namun harapan itu berubah menjadi mimpi buruk. Sesampainya di lokasi, korban diduga diarahkan untuk melayani pria-pria hidung belang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, korban disebut tidak bisa berbuat banyak karena berada dalam tekanan dan intimidasi dari pihak yang mengatur aktivitas tersebut. Dugaan praktik kotor ini pun langsung memancing kemarahan warga dan Lurah setempat.

“Awalnya dijanjikan kerja normal, ternyata malah dijebak masuk ke lingkungan seperti itu. Ini sudah sangat keterlaluan,” ujar sumber T.

Warga menilai modus seperti ini sangat berbahaya karena menyasar anak dibawah yang sedang mencari pekerjaan dan terdesak kebutuhan ekonomi. Mereka mendesak aparat penegak hukum tidak tinggal diam dan segera memburu Nv (joki) yang diduga menjadi dalang perekrutan.

Baca Juga:  Polres Bitung All Out Bantu Penanganan Banjir dan Longsor

Ketua Ormas WN88, Irsyad ikut mengecam keras dugaan praktik tersebut. Ia menyebut tindakan itu bukan lagi sekadar penipuan kerja, melainkan sudah mengarah pada dugaan eksploitasi manusia.

“Kalau dugaan ini benar terjadi, kami dari WN88 mengecam keras praktik biadab berkedok penyaluran kerja seperti ini. Jangan sampai ada perempuan dijebak, lalu dieksploitasi demi keuntungan segelintir orang tidak bertanggung jawab. Aparat penegak hukum harus bergerak cepat, usut tuntas dan tangkap siapa pun yang terlibat,” tegas Ketua Ormas WN88.

Ia juga meminta aparat membongkar jaringan di balik modus perekrutan tersebut agar tidak terus memakan korban.

“Ini bukan sekadar modus penipuan kerja biasa, tapi sudah menyangkut dugaan perdagangan dan eksploitasi manusia. Pelakunya jangan diberi ruang. Kami minta kasus ini dibongkar sampai ke akar-akarnya agar tidak ada korban berikutnya,” lanjutnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan masyarakat dan memicu keresahan luas. Warga berharap aparat segera turun tangan sebelum semakin banyak perempuan muda menjadi korban modus lowongan kerja palsu yang berujung eksploitasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK
GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia
IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan
Perselisihan di Dunia Maya Jadi Pertemuan Tawuran, Polres Indramayu Amankan 9 Orang Remaja
Bupati Nias Selatan Lantik pejabat administrator, pengawas, Camat , Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah di aula kantor Bupati .
PPN Kilang Balongan Gelar Sosialisasi Major Emergency Drill di Desa Majakerta, Tingkatkan Ketangguhan Warga Sekitar Kilang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:39 WIB

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:47 WIB

IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan

Berita Terbaru