HIMASAL Sumut Miftahul Taubah geram ; Seruan aksi Demonstrasi santri dan masyarakat atas penghinaan Trans 7 

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 02:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HIMASAL Sumut Miftahul Taubah geram ; Seruan aksi Demonstrasi santri dan masyarakat atas penghinaan Trans 7 

Jakarta, Selasa, 14 Oktober 2025 / kompas1.com

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Himpunan alumni santri Lirboyo Sumatera Utara ( HIMASAL Sumut ) dengan tegas menyatakan dukungan penuh terhadap aksi demonstrasi yang akan dilakukan oleh santri dan masyarakat. Aksi ini merupakan respons atas konten TRANS7 yang dinilai telah menghina ulama dan santri, melukai nurani umat Islam, serta merendahkan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi bangsa Indonesia.

HIMASAL Sumut mengecam keras tindakan TRANS7 yang tidak memiliki sensitivitas terhadap sejarah dan peran penting santri dalam perjuangan kemerdekaan. “Jangan pernah lupakan, santri dengan bambu runcingnya adalah garda terdepan melawan penjajah! Sekarang, kita hanya berhadapan dengan orang-orang yang buta etika dan sejarah,” ujar Saifudin Zainuri, Ketua HIMASAL Sumut , dengan nada berapi-api.

Pesantren bukan hanya sekadar lembaga pendidikan, melainkan benteng peradaban Islam yang telah berdiri kokoh sejak abad ke-15. Santri NU dan Muhammadiyah adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang telah mewakafkan diri untuk kemerdekaan dan kemajuan Indonesia.

Baca Juga:  Seorang Ibu di Binjai Memohon ke Negara Karna Anaknya Di Penjara Di Pnhom Penh Kamboja

– NU: Fatwa jihad fi sabilillah KH. Hasyim Asy’ari membakar semangat santri untuk mengusir penjajah dari bumi pertiwi.
– Muhammadiyah: KH. Ahmad Dahlan melalui pendidikan dan kesadaran umat telah meletakkan fondasi bangsa yang berakhlak mulia.

HIMASAL Sumut menyerukan kepada seluruh santri di pelosok negeri untuk turun ke jalan, menyuarakan kebenaran, dan menuntut TRANS7 untuk meminta maaf secara terbuka. “Ini bukan hanya tentang penghinaan terhadap individu, tetapi penghinaan terhadap seluruh komunitas santri dan nilai-nilai yang kita perjuangkan,” tegas Zainuddin Arsyad.

HIMASAL Sumut juga mengingatkan semua pihak untuk menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa. “Namun, persatuan tidak bisa dibangun di atas ketidakadilan dan penghinaan. Kita harus berani melawan segala bentuk penindasan dan diskriminasi,” pungkasnya.

“Mari kobarkan semangat perjuangan santri! Tunjukkan kepada dunia bahwa kita adalah bangsa yang besar, berani, dan bermartabat!” (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perumda Tirtanadi Terima Kunjungan Warga Perumahan Medan Permai, Ketua A-PPI Sumut mendukung Komitmen Tingkatkan Layanan .
M. Faisal B IRKH, MH Resmi Pimpin PAN Kota Medan Periode 2025–2030
Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .
Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik
DPO Leo Sembiring dkk Belum Tertangkap, Penanganan Dibandingkan dengan Kasus Roberto
Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 08:29 WIB

Perumda Tirtanadi Terima Kunjungan Warga Perumahan Medan Permai, Ketua A-PPI Sumut mendukung Komitmen Tingkatkan Layanan .

Kamis, 16 April 2026 - 10:26 WIB

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .

Kamis, 16 April 2026 - 00:20 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Minggu, 12 April 2026 - 23:06 WIB

Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik

Selasa, 7 April 2026 - 02:26 WIB

DPO Leo Sembiring dkk Belum Tertangkap, Penanganan Dibandingkan dengan Kasus Roberto

Berita Terbaru