Bitung, Kompas1.com — Sebuah video yang menampilkan adu mulut antara petugas dan salah satu pedagang di areal jalan Pasar Winenet viral di media sosial. Dalam video tersebut, tampak seorang petugas wanita tengah menegur pengendara yang melawan arus, namun situasi itu sempat disalahartikan oleh sebagian warganet sebagai bentuk tindakan keras.
Vera Kansil selaku staf pengawasan dan keamanan di Pasar Winenet menanggapi bahwa kejadian tadi siang yang viral di media sosial hanya miskomunikasi dan bukan insiden kekerasan seperti yang ramai dibicarakan.
Menurutnya, rencana perubahan jalur merupakan suatu terobosan yang baik untuk masyarakat khsususnya para pengguna areal jalan Pasar Winenet yang sangat beragam dan padat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sosialisasi perubahan jalur sudah dilakukan sejak awal oktober, jadi sudah berkali-kali disampaikan kepada pedagang dan masyarakat,” Jelas Vera Kansil saat diwawancara oleh awak media. Selasa (21/10/2025).
Lebih lanjut Vera mengatakan, Saat itu saya hanya mengingatkan pengendara agar tidak melawan arus. Tidak ada kekerasan sama sekali, hanya miskomunikasi dan semua bertujuan demi menjaga ketertiban dan keamanan di pasar.
“Penerapan jalur satu arah di Pasar Winenet bertujuan untuk menata arus kendaraan agar tidak terjadi kemacetan dan demi kenyamanan pedagang serta pembeli,” tuturnya sembari memohon dukungan dari masyarakat agar aturan ini bisa berjalan dengan baik.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial tanpa konfirmasi langsung. “Seluruh langkah yang diambil di lapangan semata-mata untuk menciptakan lingkungan pasar yang nyaman dan teratur,” tutup Vera. (CJP)














