Perumda Pasar Lakukan Uji Petik Pendapatan di Pasar Cita Pusat Kota Bitung

- Penulis

Minggu, 5 Oktober 2025 - 06:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Kompas1.com — Upaya pendataan secara mendetail terhadap sumber pendapatan, terus dimaksimalkan oleh manajemen Perumda Pasar Kota Bitung. Setelah menyelesaikan uji petik pendapatan di pasar sagerat, Girian dan Pasar Winenet, kali ini uji petik dilaksanakan di pasar cita kawasan Pusat Kota Bitung, Sabtu 4/10-25.

Pelaksanaan uji petik pendapatan dipimpin langsung Plh. Kanit Pasar Cita Pusat kota yang baru, Nurdin Bandu.

Menariknya, pelaksanaan uji petik ini tidak hanya melibatkan unsur perumda pasar saja, tapi juga berkolaborasi dengan berbagai unsur perwakilan pedagang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini dilakukan untuk mengefektifkan proses pendataan dan uji petik pendapatan, lewat keterangan langsung dari pedagang.

“Uji Petik pendapatan ini penting dilaksanakan untuk mengetahui kesesuaian jumlah penyetoran lapangan dan data sumber pendapatan. Hal ini sudah kami lakukan di pasar lainnya sejak bulan juli..dan pasar cita Pusat kota jadwal terakhir. Kami sengaja melibatkan pedagang dari berbagai unsur agar secara psikologis, mendorong keterbukaan para pedagang dalam memberikan keterangan, baik penagihan maupun pungutan-pungutan lainnya” demikian penjelasan Plt. Direktur Operasional Vanny Kaunang saat dikonfirmasi ketika persiapan tim dilakukan dikantor perumda tadi malam.

Baca Juga:  Jalin Kemitraan, Awak Media Silahturahmi Ke Kabid Humas Polda Jateng

hasil pantauan media dilapangan, sebelum melaksanakan uji petik, terlebih dahulu dilakukan meeting bersama. Tim uji petik pendapatan ini terdiri dari Plt Dirops sebagai pengawas, Kanit Pasar Nurdin Bandu sebagai ketua tim, Rahmawati Nento unsur pedagang sebagai wakil ketua, dan anggota terdiri dari Iwan Husain, Budi Ramola, Djufri Marhaba dan Irwan Amiri. kesemuanya juga unsur pedagang.

Pelaksanaan uji petik malam pertama juga berlangsung baik. Pedagang merespon pendataan dengan menunjukan keterbukaan.

“torang mendukung kegiatan ini. karena dengan hasil ini maka semua menjadi transparan dimuka publik. dimana data pedagang dan sumber pendapatan serta jumlah penyetoran masuk ke kas perumda akan diketahui, sehingga tidak ada lagi kebocoran dilapangan.” Ungkap Haji Rinto Pakaya salah satu tokoh Pedagang yang juga Wakil ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Kota Bitung.

“Kami optimis, ditangan direksi yang baru, perumda akan memiliki data Base seluruh pedagang, aset dan pendapatan yang akuntabel. Sehingga tidak ada lagi oknum pegawai yang diuntungkan secara sepihak , sebab semuanya dikontrol dan diawasi oleh sistem yang baik, sehingga tidak merugikan pedagang” Tutup Rinto Pakaya. (CP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .
Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik
DPO Leo Sembiring dkk Belum Tertangkap, Penanganan Dibandingkan dengan Kasus Roberto
Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
JFC Season 2: Indonesia vs Malaysia Akan Memperebutkan Sabuk Bapak Gubernur Sumut, Hadirilah dan Dukung Bareng!
DPW A-PPI Sumut sambut lebaran, gelar acara buka puasa bersama dan bagikan parcel untuk anggota .
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:26 WIB

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .

Kamis, 16 April 2026 - 00:20 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Minggu, 12 April 2026 - 23:06 WIB

Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik

Selasa, 7 April 2026 - 02:26 WIB

DPO Leo Sembiring dkk Belum Tertangkap, Penanganan Dibandingkan dengan Kasus Roberto

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30 WIB

Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan

Berita Terbaru