PPTJ21 Dibanjiri Belasan Ribu Siswa SMA/K Kelas XII

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PPTJ21 Dibanjiri Belasan Ribu Siswa SMA/K Kelas XII

JAKARTA / kompas1.com

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III, bekerja sama dengan Profex (Profajar Eksibit Nusantara) menyelenggarakan Pekan Pendidikan Tinggi Jakarta (PPTJ) ke-21 Tahun 2026, yang diikuti oleh Puluhan Ribu Calon Mahasiswa selama 3 hari.

PPTJ ke 21 ini memiliki rangkaian acara yang berisikan kegiatan talkshow, dan sosialisasi berbagai isu strategis pendidikan tinggi, yang dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan promosi potensi Perguruan Tinggi, serta penyediaan informasi bagi para calon mahasiswa baru di wilayah Jakarta. Acara ini dibuka pada Rabu (04-02-2026) dan berakhir pada Jumat (06-02-2026) di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta

Dini Falah, MBA selaku Ketua Penyelenggara PPTJ ke 21 Tahun 2026 Dalam Sambutannya Menyampaikan Terkait PPTJ ke 21 Tahun 2026

“Kami telah konsisten melakukan kegiatan PPTJ ini selama lebih dari 2 dekade. PPTJ ke 21 diselenggarakan selama 3 hari yang terdiri atas Dua agenda utama yang saling terintegrasi, dan dirancang untuk mengahadapi kebutuhan strategis Perguruan Tinggi, diantaranya adalah :

1). Agenda Pendaftaran Serempak Mahasiswa Baru 2026, yang menjadi kebutuhan utama dalam mencari informasi penting tentang Perguruan Tinggi, yang diikuti oleh 150 Perguruan Tinggi

2). Jakarta Academic Manajement System (JAMS) 2026. Forum khusus terkait tatakelola akademik dan pengelola perguruan tinggi yang menghadirkan narasumber yang kompeten. Forum ini dirancang sebagai ruang diskusi akademik dan manajemen bagi LLDikti Wilayah III dalam rangka mempercepat pemutakhiran tata kelola perguruan tinggi”, ungkap Dini Falah, MBA yang juga Direktur Utama Mataer Digital ini

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Sarjoko, MM menyemangati Siswa Agar Tidak Salah dalam memilih Jurusan ketika nanti akan menyambung di Perguruan Tinggi

“Berdasarkan Indonesia Career Center Network (ICCN) 87% Mahasiswa di Indonesia merasa salah jurusan. Biasanya ini terjadi pada Mahasiswa ketika sudah berada di Semester 4, saat materi dan pembelajaran mulai sulit, Mahasiswa tersebut merasa Jurusan tidak sesuai dengan Passion nya, oleh karena itu untuk menghindari supaya tidak putus kuliah, atau lulus kuliah dengan penyesalan tentu kita memanfaatkan momen pameran ini dengan maksimal, sebagai sesuatu yang sangat berharga bagi siswa untuk bisa menemu kenali potensi diri, sekaligus mengenali Perguruan Tinggi yang bisa memberikan harapan terhadap cita-cita adik-adik calon Mahasiswa, yang Penting adik Calon Mahasiswa bisa menemukan peluang-peluang, disinergikan dengan Potensi atau kompetensi diri,” ulasnya

Baca Juga:  Kapolda Sumut Disambut Hangat Forkopimda Setibanya di Tapanuli Tengah

Kepala LLDikti Wilayah III yang diwakili Kabag Umum Tri Munanto, SE, M.AK menyampaikan Apresiasi atas kegiatan ini yang sudah Dua dekade dilakukan, ini sangat memberikan hasil yang sangat positif bagi Pendidikan Tinggi Khususnya di Wilayah DKI Jakarta.

“LLDikti Wilayah III terus memfasilitasi kebutuhan yang Perguruan Tinggi yang ada di Wilayah Jakarta. Alhamdulillah, LLDikti Wilayah III Jakarta masih memegang rekor sebagai LLDikti dengan Perguruan Tinggi Unggul Terbanyak di Indonesia 34 Perguruan Tinggi Unggul dari 244 PTS (Perguruan Tinggi Swasta) yang ada di DKI Jakarta,” ulasnya

Sementara itu, Ketua Umum APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si, M.E.I dalam sambutannya menyampaikan Terkait Sekelumit PTS

“Ada semacam ketidakadilan yang saya rasakan dalam Dunia Pendidikan dan Dunia Kerja, masih ada Pemerintah daerah atau instansi menilai penerimaan karyawan atau PNS dari Akreditasi lulusan Perguruan Tinggi, tentu ini salah. Disitu tidak ada rasa keadilan, karena akreditasi itu ada dua, akreditasi institusi untuk menilai kinerja pimpinan Perguruan Tinggi, dan Akreditasi Prodi untuk menilai kinerja Ketua Prodi, jadi ini sebagai Tolak ukur penerimaan Calon Tenaga Kerja tidaklah tepat”, katanya

Budi Djatmiko pun mengulas terkait Lembaga Akreditasi Mandiri yang telah jadi bisnis, jadi ini meracuni, ini kami usulkan agar dihapus, karena ini menjadikan kampus tidak mandiri

“Saya berharap mudah-mudahan pada kesempatan PPTJ ke 21 ini kampus kampus dapat menerima banyak Mahasiswa, memberikan informasi terkini, dan memberikan bnyak beasiswa, untuk menambah peluang lagi bagi fakir miskin, dan yatim piatu untuk bisa Kuliah di Kampus Bapak ibu sekalian,” harap Budi Djatmiko dihadapan para Pimpinan PTS yang tergabung dalam APTISI menutupi.

Tampak Hadir Owner PT. Profex (Profajar Eksibit Nusantara) Zaidin A Zaiti, Jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Perwakilan Sponsor yang ikut memeriahkan Pameran PPTJ21, dan Perwakilan Pengurus APTISI DKI Jakarta. (Megy)

#pptj
#pptj21
#pekanpendidikantinggijakarta
#mataerdigital
#profex
#dinifalah
#zaidinazaiti
#pendaftaranserempak
#kampuspilihan2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .
Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik
DPO Leo Sembiring dkk Belum Tertangkap, Penanganan Dibandingkan dengan Kasus Roberto
Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
JFC Season 2: Indonesia vs Malaysia Akan Memperebutkan Sabuk Bapak Gubernur Sumut, Hadirilah dan Dukung Bareng!
DPW A-PPI Sumut sambut lebaran, gelar acara buka puasa bersama dan bagikan parcel untuk anggota .
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:26 WIB

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .

Kamis, 16 April 2026 - 00:20 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Minggu, 12 April 2026 - 23:06 WIB

Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik

Selasa, 7 April 2026 - 02:26 WIB

DPO Leo Sembiring dkk Belum Tertangkap, Penanganan Dibandingkan dengan Kasus Roberto

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30 WIB

Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan

Berita Terbaru