Bitung, Kompas1.com — Rukun Tasumaro Kota Bitung menggelar acara pembubaran panitia, yang bergulir di wilayah pesisir pantai Dodik, Kelurahan Wangurer, Kecamatan Girian, Kota Bitung. Senin (16/2/2026).
Kegiatan pembubaran panitia ini diawali dengan Doa yang disampaikan oleh perwakilan dua agama, yakni agama Kristen dan Muslim. Dilanjutkan dengan pemaparan laporan panitia oleh Sekretaris Panitia Arlene Macpal.
Kesempatan ini juga menjadi momen untuk menyampaikan pendapat serta masukan dan sebagai evaluasi bagi pengurus serta seluruh anggota rukun Tasumaro, dan boleh berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh kebersamaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini terlaksana setelah Panitia sukses melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan, yang diawali dengan lomba pakura hingga acara puncak yakni perayaan adat Tulude, dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak.
Pelayan Khusus Jemaat GMIM Solagratia Girian Weru, Penatua Christilin Janis, menyampaikan rasa syukur serta apresiasi kepada seluruh pengurus serta anggota Rukun Tasumaro atas kerja sama yang baik. Ia menilai kelancaran kegiatan menjadi bukti kuatnya kebersamaan dan penyertaan Tuhan dalam setiap proses pelaksanaan.
Pada kesempatan tersebut, Ketua Rukun Tasumaro, Lizel Makpal, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dan pengurus yang telah berkontribusi menyukseskan acara.
“Apresiasi kepada pengurus dan Anggota Rukun dan juga tim media yang selalu mendukung lewat publikasi kegiatan sehingga semakin dikenal masyarakat dan pemerintah,” ucapnya
Sementara itu, Pendiri Rukun Tasumaro, Arji Manuel, menjelaskan bahwa organisasi ini dibentuk sebagai wadah untuk saling membantu dan mempererat persaudaraan tanpa membedakan latar belakang agama maupun ras.
Melalui pelaksanaan Tulude tahun ini, Rukun Tasumaro berharap nilai persatuan, gotong royong, dan toleransi dapat terus terjaga serta semakin memperkuat solidaritas antar anggota dan masyarakat di Kota Bitung. (CJP)














