Presiden Prabowo Subianto Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Berakhlak dan Berakal Sehat di UKRI

- Penulis

Minggu, 19 Oktober 2025 - 03:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Berakhlak dan Berakal Sehat di UKRI

Bandung, 19 Oktober 2025 / kompas1. Com

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan orasi ilmiah pada Sidang Senat Terbuka Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) dalam rangka Pengukuhan Mahasiswa Baru dan Wisuda Sarjana Tahun Ajaran 2025/2026. Acara yang bertepatan dengan Dies Natalis UKRI ini, menjadi momentum bagi Presiden untuk menekankan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan akal sehat, perhitungan teliti, kebenaran, dan akhlak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengawali orasinya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada Rektor UKRI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, atas keberhasilannya dalam mengembangkan universitas secara berkelanjutan. “Saya memberikan penghargaan kepada kepemimpinan Profesor Sufmi Dasco Ahmad, beliau berhasil memimpin pengembangan universitas ini dengan baik,” ujar Presiden di Trans Convention Centre, Kota Bandung, pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Dalam orasinya, Presiden Prabowo mengidentifikasi tiga peran utama dalam kehidupan manusia dan organisasi: pemimpin, pengikut, dan mereka yang belum memahami perannya. Beliau menekankan pentingnya bagi generasi muda untuk mengenali posisi dan tanggung jawab masing-masing.

“Saudara harus berani jadi pemimpin yang baik atau pengikut yang baik. Jangan tidak mengerti peran saudara. Ada saatnya menjadi pemimpin, ada saatnya menjadi pengikut yang setia. Keberhasilan dan kegagalan ditentukan oleh pemimpin,” tegasnya.

Baca Juga:  Ciptakan Rasa Aman, Polres Lampung Tengah Gelar Apel Siaga dan Patroli KRYD di Akhir Pekan

Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kepemimpinan yang efektif harus berpegang pada empat prinsip dasar: akal sehat, perhitungan yang teliti, kebenaran, dan akhlak. Prinsip-prinsip ini, menurutnya, adalah fondasi bagi setiap pemimpin dalam menjalankan amanah.

“Yang utama adalah menggunakan akal sehat. Kedua, bertindak atas perhitungan yang teliti. Ketiga, perhitungan yang teliti harus didasarkan atas kebenaran. Kalau ini ditaati, tinggal yang terakhir adalah kepribadian akhlak,” jelas Presiden Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan capaian pemerintahannya selama hampir satu tahun terakhir. “Saya berani berdiri di hadapan seluruh rakyat Indonesia dengan percaya diri karena kita telah buktikan kepada seluruh bangsa dan seluruh dunia bahwa kita dapat menghasilkan apa yang kita janjikan kepada rakyat,” katanya.

Kepada para wisudawan/wisudawati UKRI, Presiden berpesan agar tidak cepat berpuas diri dan menyadari bahwa kesulitan adalah bagian dari proses pembentukan karakter. “Perjalanan perjuangan hidupmu baru mulai. Hidup tidak gampang, hidup penuh perjuangan, penuh tantangan, penuh kesulitan,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru