Doa dan Cinta dari seluruh Insan Pemasyarakatan untuk Indonesia, Petugas Lapas Pamekasan dan Warga Binaan Lakukan Doa Bersama

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan | Kompas1.com

Senin, 1 September 2025, Lapas Pamekasan Kanwil Ditjen PAS Jatim menggelar kegiatan doa bersama untuk keselamatan dan kebaikan negeri tercinta, Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al-Mubarok, yang berada di dalam lingkungan Lapas Kelas IIA Pamekasan, dan diikuti oleh seluruh jajaran pegawai serta warga binaan pemasyarakatan (narapidana).

Suasana khidmat menyelimuti masjid sejak pagi hari. Doa bersama diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lantunan dzikir, dan ditutup dengan doa. Para pegawai dan warga binaan larut dalam kekhusyukan, memohon agar Indonesia senantiasa diberikan perlindungan oleh Allah SWT, dijauhkan dari segala marabahaya, serta diberi keberkahan dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun spiritualitas dan kepedulian sosial di lingkungan Lapas, sekaligus menjadi momentum refleksi bagi seluruh peserta untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Baca Juga:  Mengapa Sejumlah Pensiunan TNI Bersemangat Mendesak Reformasi Polri?

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pamekasan, Syukron Hamdani, menyampaikan harapannya:

“Kami berharap, melalui doa bersama ini, Indonesia senantiasa diberi keselamatan, kedamaian, dan kemajuan. Semoga bangsa ini terhindar dari perpecahan, bencana, dan berbagai bentuk gangguan yang dapat menghambat pembangunan. Kami juga mendoakan agar para pemimpin diberikan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah, serta seluruh rakyat Indonesia hidup dalam persatuan dan kesejahteraan. Dari balik tembok pemasyarakatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kami juga memiliki cinta dan harapan besar untuk negeri ini.”

Kegiatan doa bersama ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan dan kecintaan terhadap tanah air tetap terpelihara, bahkan dalam lingkungan terbatas sekalipun. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi langkah kecil yang berarti untuk kebaikan Indonesia ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru