Apresiasi luar biasa buat Polda Riau , berhasil menggagalkan penyeludupan 30 kg sabu .

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apresiasi luar biasa buat Polda Riau , berhasil menggagalkan penyeludupan 30 kg sabu .

Dumai, Riau / kompas1.com

Tim gabungan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau dan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Dumai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 30 kilogram narkotika jenis sabu di Pelabuhan Roro Dumai, Kota Dumai, pada hari Minggu, 12 Oktober.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Komisaris Besar Polisi Putu Yudha Prawira, menyatakan di Pekanbaru bahwa dua orang tersangka telah ditangkap sehubungan dengan kasus ini. Para tersangka, yang diidentifikasi sebagai DE (32) dan LH (33), keduanya berasal dari Sumatera Selatan.

“Penangkapan ini diinisiasi berdasarkan informasi masyarakat mengenai rencana pengiriman sabu dari wilayah Rupat, Bengkalis, ke Palembang. Tim segera melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan Lanal Dumai,” jelas Komisaris Besar Putu pada hari Senin, 13 Oktober.

Dia lebih lanjut menjelaskan bahwa tim gabungan melakukan pengawasan di Pelabuhan Roro Dumai dan mengidentifikasi sebuah mobil Avanza putih mencurigakan dengan nomor polisi BN 1747 RQ, yang diduga membawa zat terlarang tersebut.

Baca Juga:  dr. Paulus Yusnari Wong Divonis Hukuman Penjara 2 Tahun, JPU Friska Sianipar: Kita Pikir-pikir Dulu Pak Hakim

Ketika diperintahkan untuk berhenti, pengemudi berusaha melarikan diri, yang mengakibatkan mobil tersebut tersangkut di pembatas jalan di area pelabuhan.

“Setelah diperiksa, 30 paket besar berlabel logo teh hijau, yang diduga berisi sabu, ditemukan tersembunyi di berbagai bagian kendaraan,” rinci Komisaris Besar Putu.

Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa DE mengakui sabu tersebut dimaksudkan untuk dikirim ke Palembang. Dia dijanjikan bayaran sebesar Rp5 juta per kilogram dan telah menerima Rp15 juta, yang disetorkan ke rekening LH.

Barang bukti yang disita termasuk sekitar 30 kilogram sabu, sebuah mobil Avanza putih, dan empat telepon genggam berbagai merek.

“Barang bukti dan tersangka telah diamankan di Markas Polda Riau. Kami saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih besar, termasuk mengidentifikasi individu yang memesan dan yang ditujukan untuk menerima narkoba tersebut,” tambahnya.( Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .
Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji
Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik
DPO Leo Sembiring dkk Belum Tertangkap, Penanganan Dibandingkan dengan Kasus Roberto
Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan
DPW A–PPI Sumut menyoroti Harga cabai anjlok menyentuh Rp.8.000 ribu . Ratusan petani Deli Serdang Rugi besar .
JFC Season 2: Indonesia vs Malaysia Akan Memperebutkan Sabuk Bapak Gubernur Sumut, Hadirilah dan Dukung Bareng!
DPW A-PPI Sumut sambut lebaran, gelar acara buka puasa bersama dan bagikan parcel untuk anggota .
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 10:26 WIB

Hukum tumpul ke kiri , tajam ke kanan . Kasus saling lapor di Nias menjadi Sorotan publik .

Kamis, 16 April 2026 - 00:20 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Minggu, 12 April 2026 - 23:06 WIB

Fitnahan tipu gelap terhadap GS ; Berita tidak mendasar dan melanggar kode etik

Selasa, 7 April 2026 - 02:26 WIB

DPO Leo Sembiring dkk Belum Tertangkap, Penanganan Dibandingkan dengan Kasus Roberto

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30 WIB

Diduga Libatkan Anak di Bawah Umur untuk Operasi Penjebakan, Kapolri, Irwasum dan Kapoldasu Diminta Segera Ambil Tindakan

Berita Terbaru