Gelar Razia Gabungan Lintas Instansi, Bapenda Abaikan Transparansi Informasi Publik

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.Com | Indramayu

 

Usai menggelar razia gabungan lintas instansi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) justru memilih bungkam total saat dimintai keterangan oleh awak media. Sikap tertutup ini langsung memicu tanda tanya besar sekaligus kritik tajam dari publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Razia yang menyasar kendaraan penunggak pajak dan pelanggaran administrasi itu digelar di sejumlah titik strategis. Aparat gabungan terlihat aktif menghentikan kendaraan, melakukan pemeriksaan dokumen, hingga menindak pelanggaran di lokasi.

Di lapangan, operasi berlangsung terbuka dan disaksikan masyarakat. Pengendara diperiksa satu per satu, bahkan beberapa diarahkan ke titik lanjutan untuk proses penindakan lebih jauh.

Namun kontras mencolok terjadi setelah razia berakhir. Keterbukaan di lapangan seolah berhenti di situ. Saat publik membutuhkan penjelasan, Bapenda justru memilih diam tanpa satu pun pernyataan resmi.

Tak ada data yang dirilis. Tak ada jumlah pelanggaran yang disampaikan. Bahkan, hasil konkret dari operasi tersebut sama sekali tidak dijelaskan ke publik.

Sejumlah petugas terlihat menghindari wartawan. Pertanyaan demi pertanyaan dibiarkan menggantung tanpa jawaban, seolah transparansi bukan bagian dari kewajiban institusi publik.

Baca Juga:  Juara Umum PORSENITAS XII Dan Pameran Produk Unggulan Daerah 2025 Diraih Oleh Kabupaten Indramayu.

“Kami sudah berupaya meminta keterangan sejak razia berlangsung hingga selesai, namun tidak ada satu pun pejabat Bapenda yang bersedia memberikan pernyataan resmi. Padahal publik berhak tahu hasil dari operasi ini,” ujar wartawan Cybernusa.id Nung di lokasi.

“Sikap saling lempar dan cenderung menghindar ini justru menimbulkan tanda tanya. Kalau memang tidak ada yang perlu ditutup-tutupi, seharusnya Bapenda bisa terbuka dan menjelaskan secara rinci kepada media,” tambahnya.

Sikap ini bukan sekadar tidak kooperatif, melainkan mencederai prinsip akuntabilitas. Kegiatan yang mengatasnamakan kepentingan publik seharusnya diikuti dengan keterbukaan informasi, bukan justru ditutup rapat.

Bungkamnya Bapenda pun membuka ruang spekulasi. Apakah hasil razia minim temuan? Atau ada hal lain yang sengaja disembunyikan dari publik? Ketika informasi ditahan, kecurigaan menjadi konsekuensi yang tak terelakkan

Hingga berita ini diturunkan, Bapenda tetap tidak memberikan klarifikasi. Diam yang dipertahankan bukan hanya memperkeruh situasi, tetapi juga berpotensi mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

15 Kg Sabu Disembunyikan di Jok Mobil! Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ringkus 3 Pria di Pintu Tol
Masdi Tantang KPK Usut Tuntas Dugaan Ijon Proyek yang Menyeret Nama Pejabat Indramayu
Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK
GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia
IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan
Perselisihan di Dunia Maya Jadi Pertemuan Tawuran, Polres Indramayu Amankan 9 Orang Remaja
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 11:40 WIB

15 Kg Sabu Disembunyikan di Jok Mobil! Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ringkus 3 Pria di Pintu Tol

Rabu, 4 November 2026 - 07:25 WIB

Masdi Tantang KPK Usut Tuntas Dugaan Ijon Proyek yang Menyeret Nama Pejabat Indramayu

Minggu, 1 November 2026 - 06:39 WIB

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 

Berita Terbaru