Jawab Aspirasi Pedagang, Perumda Pasar Siapkan Tempat Jualan Gratis di Pusat Kota Bitung

- Penulis

Rabu, 12 November 2025 - 02:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Kompas1.com — Perumda Pasar telah menyiapkan lokasi zonasi baru bagi pedagang kawasan pusat Kota Bitung, yang menjadi objek penertiban dari Satpol PP karena sudah berjualan di badan jalan.

Hal ini dilakukan Perumda Pasar, sesuai hasil kesepakatan bersama pedagang ketika menjadi mediator, untuk menghindari kisruh Satpol PP dengan para pedagang, pasca kegiatan penertiban di kawasan pusat kota, pekan lalu.

Dalam pertemuan di Perumda Pasar, Perumda meminta kepada Satpol PP saat itu untuk menunda kegiatan penertiban selama seminggu, dan memberikan kesempatan pedagang secara mandiri untuk menyiapkan tempat jualan di dalam lokasi Pasar Cita, yang sudah dipersiapkan Perumda Pasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, Perumda juga meminta kepada Satpol PP agar usulan pedagang yang kembali berjualan di kawasan pusat kota pada jam 5 sore sampai selesai dan dipagi hari kembali rapih.

Baca Juga:  Liga Minisoccer Kapolda Cup 2025 Berkahir, Kapolda Lampung Berikan Langsung Piala Bergilir

atas usulan tersebut Satpol PP meminta agar lokasi berjualan tidak semrawut. Karenanya Perumda Pasar menyiapkan lokasi secara Gratis, tetapi di wilayah yang diintegrasikan sebagai zonasi baru agar kawasan pusat kota lebih rapih dan tertata.

“Kami hanya berupaya cari solusi. dan berupaya keras cari jalan keluar. Karena penertiban badan jalan adalah kebijakan Satpol PP. Kami hanya dimintakan siapkan tempat saja,” ungkap Vanny Kaunang Plt. Direktur Operasional Perumda Pasar.

“Sekarang sudah tersedia dari Perumda Pasar, silahkan teman-teman pedagang yang sudah pindah untuk bisa jualan pada jam 5 sampai malam, di wilayah Zonasi,” tambahnya.

Langkah Perumda Pasar ini adalah upaya untuk mencarikan solusi bagi pedagang pusat kota, agar tetap bisa mencari nafkah di kawasan pusat kota. Dengan solusi yang disetujui oleh Satpol PP sebagai pelaksana penertiban. (CJP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru