Klaim Pengembalian Uang Pungutan Bimtek Rp 700 Ribu Ternyata Hoax, Bupati Indramayu Diminta Turun Tangan

- Penulis

Selasa, 16 Desember 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.Com – INDRAMAYU

Kabar adanya pungutan Rp700.000 terhadap masing masing perwakilan desa saat mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) TPS digital semakin panas dan menjadi bola liar.

Klaim adanya pengembalian pungutan dibantah sejumlah ketua TPS, salah satunya yang disuarakan dari Kecamatan Cantigi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ga bener itu uang pungutan bimtek dikembalikan.Justru yang belum bayar, walaupun Pilwu sudah selesai, ditagih terus oleh Kasie Pembangunan berinisial CS,”ungkap sumber dari Ketua TPS Kecamatan Cantigi, Selasa (16/12/2025).

Menurutnya, kabar pengembalian justru yang menyesatkan. Ia berharap agar pihak DPMD dan Bupati Lucky segera turun tangan sebelum ada gerakan protes dari para pengurus TPS.

Sementara itu, Plt Kepala DPMD Kabupaten Indramayu, Kadmidi SS.SH yang semula keukeuh mengaku bersih dan mengaku tidak tahu menahu terkait adanya pungutan, akhirnya buka suara.

Setelah terus dicecar pertanyaan oleh awak media ini pada hari Minggu (14/12/2025) siang diruang kerjanya, Kadmidi yang kala itu didampingi Kabid Pemdes Adang Kusuma Dewantara akhirnya mengakui pungutan itu memang bener ada.

Menurut Kadmidi, memang benar ada partisipasi Rp700 ribu, rinciannya Rp 350 ribu untuk Bimtek TPS digital dan 350 ribu untuk Bintek konvensional.

“Harapan saya mudah mudahan ini tidak menjadi perdebatan, bapak bertanya dan kita klarifikasi, kita jawab gitu ya pak biar clear. Mengenai uang yang 700 ribu tadi yang jelas memang ada agenda untuk pelatihan dan Bimtek persiapan Pilwu digital,”terang Kadmidi.

Menurutnya, panitia TPS di desa-desa diberikan pelatihan atau Bimtek yang dilaksanakan oleh penyelenggara. Dirinya tidak paham kalau disebutnya sebagai pungutan, wong nyatanya itu sudah dialokasikan oleh desa.

Baca Juga:  Forum pemuda mahasiswa nasional Indonesia gelar diskusi; jadi kan perbedaan sebagai kekuatan menuju Indonesia emas 2045

Menurut pria kelahiran Desa Arahan yang mengaku surat penugasannya telah habis sejak hari Jumat (12/12/2025) tepatnya 2 hari setelah pilwu serentak, namun sebagai konsekwensi tanggung jawab dirinya terus menyelesaikan tugas sebagai Plt Kepala Dinas.

Menanggapi adanya dugaan pungutan, Kasie Pembangunan Kecamatan Cantigi, Casdirah tidak mengelak adanya pungutan Bimtek. “Maaf pak, uangnya sudah saya kembalikan tadi pagi, saya anggap clear yah,”ungkap Casdirah, Selasa (16/12/2025) saat dihubungi wartawan

Pernyataan tegas disampaikan, MA Ketua TPS asal Kecamatan Sliyeg. Menurutnya, pernyataan Adang dihadapan awak media jika uang Rp 700 ribu sudah dikembalikan itu bohong besar dan hoax. Tanpa disadari ucapan dia itu sama artinya bahwa uang telah mengalir ke oknum tertentu dan sebagai bukti pengakuan.

“Sebaiknya APH segera turun tangan karena ini jelas sudah masuk Pungli dan penyalahgunaan wewenang,”tegas MA.

LBH Elang Suropati Kabupaten Indramayu ikut menyoroti ucapan Kabid Adang. Menurutnya ucapan dia itu ngeles karena menyebut bukan bayar tapi dianggarkan.

“Gini- gini juga saya pernah jadi ketua panitia pilwu, dimana mana kalau yang namanya Bimtek ya dikasih makan dan ada transport, tapi Bimtek Pilwu kali ini malah disuruh bayar. kedengarannya aneh saja kalau kemudian uang Rp 700 sudah sesuai keputusan bupati. Saya mendesak aparatur hukum segera bertindak sebelum kasusnya melebar, itu jelas Pungli,”kata pengurus Pusat LBH Elang Suropati, Mastoni.

(Irvan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK
GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia
IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan
Perselisihan di Dunia Maya Jadi Pertemuan Tawuran, Polres Indramayu Amankan 9 Orang Remaja
Bupati Nias Selatan Lantik pejabat administrator, pengawas, Camat , Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah di aula kantor Bupati .
PPN Kilang Balongan Gelar Sosialisasi Major Emergency Drill di Desa Majakerta, Tingkatkan Ketangguhan Warga Sekitar Kilang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:39 WIB

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:47 WIB

IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan

Berita Terbaru