Bitung, Kompas1.com — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Merdeka Manado yang juga menjabat sebagai Ketua LP-KPK Komcab Kota Bitung Welfrits Jacobus, menyambangi Kelurahan Kasawari, Kecamatan Aertembaga. Jumat (24/10/2025).
Dalam kunjungan tersebut, ia berbincang langsung dengan Kepala Kelurahan Kasawari, Ricardo Johanes Bolung SE, dan beberapa warga yang ada di sekitar kawasan wisata Batu Angus, terkait tindak lanjut hasil KKN Tematik beberapa waktu yang lalu.
Menurut Welfrits, ia berencana mengadakan kegiatan baru yang akan menggandeng Universitas Klabat Airmadidi dengan tujuan memberikan pelatihan cara mengolah hasil hutan mangrove, supaya masyarakat Kasawari bisa punya produk sendiri yang bernilai ekonomi tanpa merusak alamnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan kami, masyarakat bisa belajar memanfaatkan hasil alam tanpa merusak hutan. Ekonomi jalan, tapi lingkungan juga tetap terjaga,” ucap Welfrits Jacobus saat berbincang dengan warga di lokasi hutan mangrove.

Pada kesempatan itu, Welfrits menyampaikan bahwa semua aturan yang sudah disepakati bersama lewat musyawarah warga harus ditegakkan dengan adil dan tidak berpihak pada kelompok tertentu.
“Pesan saya kepada Pemerintah dan pihak yang mengawasi pengelolaan ekowisata ini, agar aturan yang sudah disepakati bersama dapat dijalankan dengan benar-benar dan secara adil. Supaya tidak muncul gesekan di antara masyarakat yang sama-sama mencari nafkah di area wisata hutan mangrove Batu Angus ini,” ujarnya
“Pemerataan harus dijaga, jangan ada yang merasa dianaktirikan,” lanjut Welfrits sembari mengakhiri dialog bersama warga Kasawari.
Warga yang hadir mengaku senang dengan kunjungan ini. Mereka berharap kerja sama antara kampus, pemerintah, dan masyarakat bisa segera diwujudkan. Selain menjaga mangrove tetap lestari, mereka ingin Kasawari bisa dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tapi juga karena warganya yang kreatif dan kompak dalam menjaga tempat tinggal mereka sendiri. (CJP)














