Vanny Kaunang Tinjau Pasar Papusungan, Upaya Jadikan Destinasi Wisata yang Tertata dan Berdampak Positif

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Kompas1.com — Plt. Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang kembali melaksanakan kunjungan di Pasar Tradisional Papusungan, Kecamatan Lembeh Selatan. Sabtu, (1/11/2025).

Kedatangan Dirops Vanny Kaunang ke Pulau Lembeh kali ini untuk melihat kondisi pasar serta secara langsung mendengarkan aspirasi masyarakat.

Adapun kunjungannya ke Pulau Lembeh didampingi oleh pengurus Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA), seperti Ketua DPD APPSI, KH. Ust. Hairuddin Bandu, S.Sos, Direktur Eksekutif DPD APPSI, Harsono Muhammad, S.Sos, Bendahara APPSI Man Hunta, Kepala Unit (Kanit) Pasar Winenet Nurdin Bandu, dan Rahmat Alo Pulukadang selaku bidang pengawasan Perumda Pasar Kota Bitung. Dan disambut baik oleh warga serta para pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dirops Vanny Kaunang mengatakan, para pedagang sangat kreatif dalam menata wajah Pasar Papusungan. “Tentunya, ini merupakan usaha nyata yang dilakukan untuk membuat pasar papusungan menjadi berkembang, sehingga lebih meningkatkan minat warga untuk berkunjung serta menikmati akhir pekan di Pulau Lembeh,” ujarnya.

Baca Juga:  Sinergi dan Respons Cepat, DPW A-PPI Sumut Apresiasi Kinerja Kanit Reskrim Polsek Medan Area

“Harapan kami, kawasan Pasar Papusungan dapat berkembang menjadi destinasi wisata baru di Kota Bitung yang tertata, hidup, dan membawa dampak positif bagi perekonomian warga,” tambah Vanny Kaunang.

Sementara itu, Kanit Pasar Papusungan, Brami Hasan, menyampaikan bahwa kehadiran pimpinan secara langsung dapat menjadi motivasi bagi para pedagang.

“Harapan kami, Pak Vanny Kaunang bisa lebih sering berkunjung. Kalau pimpinan hadir langsung, kami lebih bersemangat dan lebih mudah menyampaikan kendala maupun rencana pengembangan,” ucap Brami Hasan.

Lebih lanjut menurutnya, warga dan pedagang menilai perlu adanya kegiatan atau event rutin untuk menghidupkan suasana pasar sehingga dapat menarik lebih banyak pengunjung.

“Kami berusaha untuk mencari sponsor dan akan berkoordinasi dengan pihak Perumda untuk menyiapkan konsep kegiatan tersebut,” tuturnya.

Menurutnya, sudah ada beberapa pelaku UMKM yang mendaftar untuk meramaikan kawasan Pasar Papusungan. Hal ini sebagai bentuk dukungan terhadap program Perumda Pasar, khususnya Pemerintah Kota Bitung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (CJP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru