Merasakan Derita Ganda: Banjir Menggenangi Medan, Kelangkaan BBM Malah Menimpa Bahkan Wilayah Tak Terdampak

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16777216

i

Oplus_16777216

Merasakan Derita Ganda: Banjir Menggenangi Medan, Kelangkaan BBM Malah Menimpa Bahkan Wilayah Tak Terdampak

 

Warga Klambir Lima dan Tanjung Gusta Belum Dapat Bantuan, Anak-Anak Kelaparan Tanpa Tenda Pengungsian

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

MEDAN, 28 November 2025 / kompas1.com

 

Penderitaan warga Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang yang terkena dampak banjir semakin bertambah berat. Setelah rumah-rumah terendam air, kini masyarakat harus menghadapi kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, bahkan di wilayah yang tidak terkena banjir. Keadaan ini membuat perekonomian masyarakat yang sudah lumpuh semakin tertekan, sementara bantuan dari pemerintah masih belum tersentuh di beberapa daerah parah.

Keluhan tentang kelangkaan BBM disampaikan Ketua Umum LSM GEMPUR, Bagus Abdul Halim, SE, kepada awak media. Ia menegaskan kekhawatiran akan kondisi yang tidak masuk akal, di mana SPBU di wilayah terdampak banjir yang tutup atau tidak bisa melayani masih bisa dipahami, tetapi yang membuat heran adalah SPBU di wilayah yang aman juga tidak memiliki stok Pertalite.

“Jika memang wilayah terdampak banjir kemarin SPBU masih tutup atau pun tidak bisa melayani masyarakat dalam jual beli BBM bisa kita pahami, tetapi ini wilayah yang tidak terdampak malah ikut-ikutan tidak bisa melayani konsumen dalam menjual BBM jenis Pertalite, ada apa?” tegas Bagus.

Selain itu, Bagus juga menyoroti kelambatan Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang dalam menanggapi bencana banjir. Menurutnya, masih banyak daerah yang terendam air namun belum mendapatkan bantuan apapun. Khususnya di wilayah Klambir Lima dan Tanjung Gusta, warga mengaku terlantar tanpa makanan dan tempat tinggal sementara.

Baca Juga:  Ketua PW Al-Washliyah Sumut Ajak Jaga Kondusivitas

Ibu Eti, salah satu warga Klambir Lima, mengungkapkan kesusahan yang dialaminya. “Sampai sekarang kami belum mendapatkan bantuan apapun, dari semalam kami belum makan, baru tadi siang la kami baru bisa beli nasi. Kasihan anak-anak kami, perhatian pemerintah juga belum ada masuk,” ujarnya dengan nada sedih.

Di kedua daerah tersebut, tidak terlihat satupun tenda pengungsian untuk warga yang rumahnya masih terendam banjir. Kondisi ini membuat warga terpaksa bertahan di tempat yang tidak layak, sementara kebutuhan pokok seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan sangat sulit diperoleh.

Bagus berharap Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang segera bertindak cepat untuk mengayomi warga terdampak. Selain itu, ia juga menuntut agar masalah kelangkaan BBM segera diselesaikan, agar distribusi barang kebutuhan pokok tidak terhambat dan beban masyarakat bisa dikurangi.

“Harap pemerintah segera perduli dan menurunkan bantuan ke daerah-daerah yang paling parah terdampak banjir. Juga selesaikan masalah BBM ini, karena tanpa BBM, semua aktivitas akan terhenti dan penderitaan warga akan semakin bertambah,” pinta Bagus. (HD)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Tanjung Selamat geram ! Warnet dekat pajak melati diduga jadi sarang jual beli chip Higgs Domino , Kepolisian Medan Tuntungan di minta bertindak tegas.
MPC PP Kota Medan Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan
Polsek Medan Baru Tangkap Salah Satu Pelaku Khusus Pencurian Sepeda Motor, Ternyata Telah Melakukan 18 Kali Tindak Kejahatan
Kuat Dugaan Oknum Polisi Polrestabes Medan Menuai Sorotan Kejanggalan Prosedural Menjadi Perhatian Publik
Praktisi Hukum : Usut Tuntas Korupsi Anggaran Publik Relation Fiktif Di Bank Sumut
Julianta Barus Pimpin Pemuda Pancasila Kecamatan STM Hulu
Ketua Harian Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut Ajak Masyarakat yang beragama Buddha Rayakan Imlek Tanpa Euforia.
Natal Dinas Kesehatan dan RSUD di tahun 2025 sangat Meriah dihadiri 2.500 peserta tenaga kesehatan
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:30 WIB

Warga Tanjung Selamat geram ! Warnet dekat pajak melati diduga jadi sarang jual beli chip Higgs Domino , Kepolisian Medan Tuntungan di minta bertindak tegas.

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:20 WIB

MPC PP Kota Medan Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:08 WIB

Polsek Medan Baru Tangkap Salah Satu Pelaku Khusus Pencurian Sepeda Motor, Ternyata Telah Melakukan 18 Kali Tindak Kejahatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:04 WIB

Kuat Dugaan Oknum Polisi Polrestabes Medan Menuai Sorotan Kejanggalan Prosedural Menjadi Perhatian Publik

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:13 WIB

Praktisi Hukum : Usut Tuntas Korupsi Anggaran Publik Relation Fiktif Di Bank Sumut

Berita Terbaru