Penolakan pencalonan Ahmad Irham Taihi sebagai ketua IPA Sumut mencuat .

- Penulis

Senin, 20 Oktober 2025 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penolakan pencalonan Ahmad Irham Taihi sebagai ketua IPA Sumut mencuat .

MEDAN / kompas1.com

Pencalonan Ahmad Irham Tajhi sebagai Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Sumatera Utara (Sumut) menjelang Musyawarah Wilayah (Musywil) IPA ke-XIX yang dijadwalkan pada 20-21 Oktober 2025 di Asrama Haji Medan menuai kritik tajam dari sejumlah kader, terutama dari Ketua Pimpinan Daerah (PD) IPA se-Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua PD IPA Medan, M. Reza Abdillah, menyatakan bahwa pencalonan Ahmad Irham Tajhi tidak layak karena organisasi ini seharusnya dipimpin oleh kader tulen yang lahir dan besar di IPA secara utuh.

“Bagi kami, beliau adalah kader karbitan, bagaikan kutu loncat karena disinyalir pernah bergabung dengan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), khususnya Barisan Ansor Serbaguna (Banser), yang merupakan Badan Otonom dari Nahdlatul Ulama. Ini sangat memalukan bagi Ikatan Pelajar Al Washliyah,” ujar M. Reza Abdillah didampingi sejumlah Ketua PD IPA se-Sumatera Utara, Senin, 20 Oktober 2025.

Ketua PD IPA Asahan, Said Ibnu Rulian Ahmad, menambahkan bahwa yang bersangkutan memiliki rekam jejak yang kurang baik dalam berorganisasi. Ia menyebutkan bahwa Ahmad Irham Tajhi, saat menjabat sebagai Sekretaris PW IPA Sumut, pernah melakukan upaya pengambilalihan kepemimpinan (kudeta) terhadap PP IPA periode sebelumnya, yang berujung pada surat rekomendasi pemberhentian, meskipun akhirnya ia memilih mundur.

Senada dengan itu, Ketua PD IPA Tebing Tinggi, Rio Arbansyah, menegaskan bahwa alasan-alasan tersebut membuat Ahmad Irham Tajhi tidak layak untuk dipersilakan menjadi Ketua PW IPA Sumut secara aklamasi, meskipun ada sekelompok pihak yang berusaha meloloskan prosesnya di Muswil IPA Sumut ke-XIX yang dinilai sarat dengan ketidaknetralan dan dugaan pelanggaran aturan organisasi maupun administrasi.

Baca Juga:  Program Bantuan Lanjutan Betonisasi Jalan, PPN Kilang Balongan Berikan Kenyamanan dan Keselamatan Berkendara

Ketua PD IPA Simalungun, Ajie Apriansyah, meminta PP IPA untuk bersikap tegas mengevaluasi penyelenggaraan musyawarah dan pencalonan Ahmad Irham Tajhi. Ia khawatir jika ada pembiaran dari PP IPA, hal itu akan mengindikasikan adanya kepentingan tertentu.

“Kami secara tegas menolak pencalonan Ahmad Irham Tajhi sebagai Ketua PW IPA Sumut. Kami punya hak untuk bersikap dan menyatakan pendapat. Syarat rekomendasi 50% hanyalah siasat untuk menjegal kandidat lain dan upaya pembungkaman ini akan kami lawan,” tegas Ketua PD IPA Dairi, Ahmad Syahroni.

Ketua PD IPA Padang Lawas Utara, Parlun, berharap semua pihak mengambil peran dalam persoalan ini karena menyangkut masa depan dan marwah organisasi. Ia menekankan penolakan terhadap Ahmad Irham Tajhi sebagai Calon Ketua PW IPA Sumut yang terindikasi akan diaklamasikan karena figurnya dinilai bermasalah.

“Tidak mungkin kami bisa menerima mereka yang diduga eks kader Banser bahkan PMII dapat memimpin Ikatan Pelajar Al Washliyah Sumatera Utara dengan menabrak sejumlah aturan dan sarat kepentingan,” pungkasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih 4 Penghargaan Prestisius di ISEA 2026, PT PPN Kilang Balongan Komitmen Cegah Kecelakaan Tingkat Berat
Momentum Perkuat Persaudaraan, Polres Indramayu Gelar Malam Penghantar Purna Bersama Insan Pers
Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan, Ketua PWRI JAYA Indramayu Apresiasi Rehabilitasi Jalan Letjen Suprapto
Robi Barus S.E M.A.P Lakukan Sosperda Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Tanjung Gusta
Audit Internal Kilang Balongan Jadi Kiblat Jalankan Bisnis Sesuai Regulasi Pemerintah dan Menjaga Kepercayaan Publik
Berkedok Konter Pulsa, Bangunan di Desa Kenanga Diduga Jadi Tempat Penimbunan Rokok Ilegal”
Fee 13 Persen Dan Uang Hampir Rp1 Miliar, Dugaan Ijon Proyek Pemkab Indramayu Jadi Sorotan
Kepolisian Resor Indramayu Gelar Rilis Hasil Operasi Libas Lodaya 2026, Ungkap 12 Laporan Berbagai Kasus Kriminalitas
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 17:07 WIB

Raih 4 Penghargaan Prestisius di ISEA 2026, PT PPN Kilang Balongan Komitmen Cegah Kecelakaan Tingkat Berat

Rabu, 2 September 2026 - 18:38 WIB

Momentum Perkuat Persaudaraan, Polres Indramayu Gelar Malam Penghantar Purna Bersama Insan Pers

Rabu, 2 September 2026 - 07:54 WIB

Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan, Ketua PWRI JAYA Indramayu Apresiasi Rehabilitasi Jalan Letjen Suprapto

Rabu, 2 September 2026 - 05:36 WIB

Robi Barus S.E M.A.P Lakukan Sosperda Tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan di Tanjung Gusta

Selasa, 1 September 2026 - 03:36 WIB

Berkedok Konter Pulsa, Bangunan di Desa Kenanga Diduga Jadi Tempat Penimbunan Rokok Ilegal”

Berita Terbaru