Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Lakukan Pengolahan Used Cooking Oil (UCO) atau Minyak Jelantah Jadi Produk Bahan Baku Energi

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.Com – Indramayu

Kamis, 10 September 2026 – Sebagai langkah nyata inovasi hijau dan komitmen keberlanjutan perusahaan dalam mendukung transisi energi nasional, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balongan mulai melakukan ujicoba pengolahan Used Cooking Oil (UCO) atau minyak jelantah menjadi produk bernilai tinggi seperti Propylene, LPG dan Gasoline pada Unit RCC (Residue Catalytic Cracking).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Minyak jelantah merupakan minyak gorang bekas pakai yang telah digunakan berulang kali untuk keperluan memasak baik di rumah tangga maupun industry. Minyak jelantah telah mengalami perubahan komposisi dan mengandung senyawa-senyawa yang dapat mencemari ekosistem apabila dibuang ke lingkungan. Oleh karena itu, pemanfaatan limbah minyak jelantah menjadi energi (waste to energy) menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional Biohidrokarbon 2026 di Pertamina.

Untuk memastikan pengembangan Proyek Strategis ini berjalan baik, Wakil Direktur Utama (Wadirut) PT Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, bersama Direktur Operasi Kilang Didik Bahagia, Rabu (9/9/2026), meninjau unit RCC, pertangkian dan fasilitas lainnya yang difungsikan sebagai fasilitas penerimaan serta pengolahan minyak jelantah.

Disampaikan Taufik, per 9 September 2026 ini, minyak jelantah yang diinjeksikan ke Unit RCC untuk diolah menjadi produk green gasoline telah mencapai level 5%. Unit RCC Kilang Balongan memiliki kapasitas pengolahan sebesar 83 MBSD, sehingga apabila ujicoba ini berhasil dan minyak jelantah dapat diolah secara berkelanjutan, maka dampaknya akan sangat besar baik dalam aspek produksi green gasoline maupun perkembangan ekonomi sirkuler di lingkungan sekitar Pertamina.

Baca Juga:  Wakapolri Semringah Berbagi Kebahagiaan, Tebar Senyum dan Semangat untuk Anak-Anak Semarang dalam Bakti Sosial

Pada diskusi yang dilakukan bersama jajaran Tim manajemen di lingkungan Kilang Pertamina Balongan tersebut, Taufik juga menekankan bahwa ukuran keberhasilan uji coba ini bukan hanya tercapainya persentase injeksi, namun juga harus mengutamakan aspek keselamatan dan keandalan operasi sebagai prioritas utama, serta pencatatan data plant test secara lengkap dan akurat terkait kualitas produk yang dihasilkan.

“Mari kita kawal ujicoba produk rendah karbon ini hingga selesai dan berhasil, guna membangun ekonomi sirkular melalui pemanfaatan minyak jelantah sebagai bahan baku energi, dan proyek ini secara tidak langsung juga berdampak pada penurunan impor Crude Oil,” ungkap Wadirut.

Taufik juga menekankan bahwa proyek ini adalah kontribusi nyata Pertamina dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya terwujudnya swasembada energi, sekaligus memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional menuju Indonesia yang berkelanjutan.

Direktur Operasi Kilang PT PPN Didik Bahagia, pada kesempatan ini juga menyampaikan apresiasi atas soliditas perwira Kilang Balongan dan pihak yang terlibat atas kolaborasi dan kerja kerasnya dalam mewujudkan milestone ini.

“Pengolahan perdana minyak jelantah di RU Balongan ini merupakan langkah nyata transformasi bisnis kilang dalam mendukung transisi energi dan pengembangan energi berkelanjutan. Harapannya proyek ini berhasil dan bisa direplikasi di unit-unit Kilang lainnya”, terang Didik.

Penggunaan minyak jelantah atau UCO ini diproyeksikan tidak hanya memberikan nilai tambah karena menghasilkan green gasoline saja, tetapi juga memanfaatkan limbah dan mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku fosil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Stigma ODHA, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Bekali Guru SLB dan SMK Modul Kesehatan Inklusif
Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif
Ketua PDM Muhammadiyah Kab.Indramayu Himbau Masyarakat Bijak Bermedsos Jaga dan Rawat Indramayu Serta Hindari Provokasi
Pengadaan Buku BOS di Indramayu Disorot: 68 SD, 2 CV, Nilai Proyek Rp1,55 Miliar
Rumah Dirusak, Ketua PWRI JAYA Indramayu Minta Kasus Yani Diusut Tuntas
Dugaan Penyimpangan Penyaluran Bansos di Haurgeulis, Polres Indramayu Terus Dalami Aduan Masyarakat Yang Terkait
Ketua MUI Kabupaten Indramayu Apresiasi Langkah Kapolres Indramayu Rangkul Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat
‎Dugaan Jual Beli Aset Negara di Deli Serdang Disorot: Diduga SHM Terbit di Atas HGU Aktif, Formapera Siap Turun Aksi dan Bawa ke Kejagung
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:26 WIB

Tekan Stigma ODHA, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Bekali Guru SLB dan SMK Modul Kesehatan Inklusif

Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:02 WIB

Isu Limbah Dibantah Fakta: Parit di Sekitar CV Koranda Food Terpantau Jernih, Warga Akui Dampak Positif

Kamis, 1 Oktober 2026 - 00:55 WIB

Ketua PDM Muhammadiyah Kab.Indramayu Himbau Masyarakat Bijak Bermedsos Jaga dan Rawat Indramayu Serta Hindari Provokasi

Rabu, 30 September 2026 - 07:52 WIB

Pengadaan Buku BOS di Indramayu Disorot: 68 SD, 2 CV, Nilai Proyek Rp1,55 Miliar

Rabu, 30 September 2026 - 04:17 WIB

Rumah Dirusak, Ketua PWRI JAYA Indramayu Minta Kasus Yani Diusut Tuntas

Berita Terbaru

Nasional

Sampaikan Permohonan Maaf, Herizal Patuhi Proses Hukum

Minggu, 4 Okt 2026 - 03:08 WIB