SATMA AMPI Soroti Tambang Ilegal Kota Nopan, Kapolres Baru Diminta Tidak Main Mata

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SATMA AMPI Soroti Tambang Ilegal Kota Nopan, Kapolres Baru Diminta Tidak Main Mata

Mandailing Natal / kompas1. Com

Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, kembali memakan korban. Insiden tragis tersebut telah terjadi lebih dari satu minggu lalu, namun hingga saat ini belum terlihat adanya langkah tegas dan nyata dari aparat penegak hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bendahara SATMA AMPI Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Saleh, menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kekecewaan atas lambannya penanganan kasus tersebut.

“Sudah ada korban jiwa, tetapi sampai hari ini tidak ada tindak lanjut yang jelas dari penegak hukum. Ini menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Jangan sampai hukum terkesan tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” tegas Muhammad Saleh.

SATMA AMPI Madina menilai, pembiaran terhadap aktivitas tambang ilegal di Kota Nopan menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum, padahal praktik PETI tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga secara nyata mengancam keselamatan warga.
Muhammad Saleh secara khusus meminta Kapolres Mandailing Natal yang baru, AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., agar tidak menutup mata terhadap persoalan ini dan segera mengambil langkah tegas.

Baca Juga:  Dirut PTPN IV ( Palmco ) diminta evaluasi kinerja manager dan APK kebun gunung Pamela .; Bongkar sindikat karyawan dipecat 

“Kami meminta Kapolres yang baru agar menunjukkan komitmen penegakan hukum. Jangan ada kesan melindungi atau membiarkan. Usut tuntas, tangkap pemain-pemain tambang ilegal, baik yang di lapangan maupun aktor di belakangnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, SATMA AMPI Madina juga menyoroti dugaan bahwa pemain lapangan PETI berinisial Jaya masih bebas beraktivitas, meskipun aktivitas tambang ilegal di wilayah tersebut telah berulang kali memakan korban.

“Jika benar pemain lapangannya masih bebas, ini harus menjadi perhatian serius. Aparat penegak hukum wajib bertindak profesional dan transparan agar kepercayaan publik tidak semakin runtuh,” tambahnya.

SATMA AMPI Kabupaten Mandailing Natal menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, tegas, dan tanpa pandang bulu demi keselamatan masyarakat dan tegaknya supremasi hukum.
(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polrestabes Dalami Afiliasi Phantom KTV Dengan Dragon KTV
AMPP dukung Mabes POLRI tolak banding dan proses pidana .
A-PPI Sumut Hardep angkat bicara Pemadaman Massal Sumbagut Rugikan Semua Kalangan, Kepala & Direktur harus Bertanggung Jawab
Bantah Berita Hoaks, Ini Penjelasan Panitia Festival Ramadhan Perumda Pasar
Perumda Pasar Lakukan Pendataan Aset di Pasar Winenet, Pastikan Data Tertib dan Akurat
Keadilan tertunda , pelaku penganiayaan bebas melenggang. Korban dianiaya di hina dan di lecehkan .
Sinergi Perkuat Pemberitaan Berkualitas, DPW APPI Sumatera Utara Silaturahmi ke Fraksi PDIP DPRD Kota Medan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:57 WIB

Polrestabes Dalami Afiliasi Phantom KTV Dengan Dragon KTV

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:05 WIB

AMPP dukung Mabes POLRI tolak banding dan proses pidana .

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:34 WIB

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:15 WIB

A-PPI Sumut Hardep angkat bicara Pemadaman Massal Sumbagut Rugikan Semua Kalangan, Kepala & Direktur harus Bertanggung Jawab

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:39 WIB

Bantah Berita Hoaks, Ini Penjelasan Panitia Festival Ramadhan Perumda Pasar

Berita Terbaru