Uji Kesiapan Tim dan ‘Respon Time’ di Lapangan, Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Gelar Simulasi Rescue Emergency Drill

- Penulis

Jumat, 3 Juli 2026 - 03:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompas1.Com | Indramayu

Rabu, 1 Juli 2026 – Guna memastikan kesiapan dan keandalan seluruh personel serta fasilitas dalam menghadapi kondisi darurat, PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan sukses melaksanakan Rescue Emergency Drill (simulasi keadaan darurat penyelamatan) di area objek vital nasional tersebut pada Rabu (1/7).

Skenario drill kali ini menguji tingkat kesulitan tinggi, yakni penyelamatan seorang pekerja yang mengalami kondisi darurat medis saat melakukan pekerjaan di atas menara flare (obor pembakar). Proses evakuasi dari ketinggian tersebut dilakukan secara taktis menggunakan bantuan alat berat crane untuk menurunkan korban ke area aman secara cepat dan terkendali.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda krusial ini dikomandoi oleh Fungsi HSSE bagian Emergency & Insurance, bekerja sama secara intensif dengan lintas fungsi terkait, meliputi bagian Health (Medis), Maintenance Area, serta Engineering.

Section Head Emergency & Response Kilang Balongan, Nyono Safurun, memberikan rincian evaluasi teknis pasca-simulasi. Menurutnya, ada lima capaian utama yang berhasil divalidasi melalui pelaksanaan rescue drill khusus ini.

“Pertama, kami berhasil menguji validitas Emergency Response Plan (ERP), di mana response time penggelaran personil dan alat berada dalam koridor waktu aman instalasi vital. Kedua, sinkronisasi lintas fungsi berjalan sangat solid dimana komando teknis HSSE, kesiapan mekanis crane dari tim Maintenance dan Engineering, serta kesigapan medis dari tim Health terintegrasi tanpa ada tumpang tindih peran masing-masing,” papar Nyono.

Lebih lanjut, Nyono menjelaskan poin ketiga dan keempat terkait kompetensi tim di lapangan serta evaluasi berkelanjutan.

“Simulasi ini menguji langsung keahlian spesifik personil dalam high angle rescue (penyelamatan medan vertikal/ketinggian) beserta kelaikan perangkat penunjangnya. Keempat, dari debriefing pasca-simulasi, Kami melakukan identifikasi gap atau celah komunikasi dan operasional secara riil sebagai bahan evaluasi dan perbaikan prosedur (continuous improvement) ke depan,” imbuhnya.

Baca Juga:  Forum Peduli Indramayu (FPI) Mendesak LPS Dan Tim Likuidasi Untuk Transparan Terkait Aset BPR KR

Sebagai poin kelima, Nyono menekankan bahwa ketajaman mitigasi di lapangan ini secara otomatis mendukung penguatan manajemen risiko perusahaan (insurance management).

“Kilang yang rutin menguji skenario ekstrem secara terukur menunjukkan kematangan mitigasi, yang tidak hanya mematuhi regulasi ketat ketenagakerjaan, tetapi juga memberikan perlindungan maksimal pada aset dan tenaga kerja dari risiko bisnis,” tegas Nyono.

Sementara itu, Pjs. Area Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan, Andromedo Cahyo Purnomo, menyampaikan bahwa simulasi ini merupakan perwujudan nyata dari komitmen perusahaan dalam mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) pada setiap lini operasional kilang.

“Aspek keselamatan manusia adalah prioritas tertinggi kami di Kilang Balongan. Melalui simulasi evakuasi pekerja di area flare ini, kami menguji secara riil bagaimana Response Time tim di lapangan, sekaligus memastikan koordinasi lintas fungsi berjalan tanpa hambatan jika sewaktu-waktu terjadi kondisi darurat yang sesungguhnya,” ujar Andromedo Cahyo Purnomo.

Andromedo menambahkan, keterlibatan aktif Fungsi Maintenance Area dan Engineering dalam simulasi ini sangat krusial untuk memastikan aspek teknis, seperti kesiapan operasional crane dan kelayakan lifting gear pengangkut korban, telah memenuhi standar sertifikasi keselamatan yang ketat. Sementara itu, tim Health bertugas memastikan penanganan pertama (first aid) pada korban di darat serta rantai rujukan medis ke rumah sakit berjalan responsif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK
GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja
Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 
Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia
IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan
Perselisihan di Dunia Maya Jadi Pertemuan Tawuran, Polres Indramayu Amankan 9 Orang Remaja
Bupati Nias Selatan Lantik pejabat administrator, pengawas, Camat , Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah di aula kantor Bupati .
PPN Kilang Balongan Gelar Sosialisasi Major Emergency Drill di Desa Majakerta, Tingkatkan Ketangguhan Warga Sekitar Kilang
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 06:39 WIB

Skandal Ijon Proyek Indramayu Mencuat, Pejabat Tinggi dan Pengusaha Cirebon Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:09 WIB

GEMPUR SARANG NARKOBA! Polresta Deli Serdang Amankan 57 Tersangka, Sita 23 Kg Sabu dan 24 Kg Ganja

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Kunjungan kerja Gubernur Sumut Bobby Nasution di Kepulauan Nias tinjau turap,   pastikan BBM aman jelang Nataru 

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan di Hari Sumpah Pemuda Gelar Upacara Makna Cinta Tanah Air Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:47 WIB

IRC dan Robi Barus Kembali Lakukan Pemeriksaan Mata Gratis kepada Masyarakat di 3 Kelurahan

Berita Terbaru