Kunjungi Wilayah Ekowisata Mangrove di Kelurahan Kasawari, Welfrits Jacobus: Masyarakat Bisa Manfaatkan Alam Tanpa Merusaknya

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 02:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Kompas1.com — Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STISIP Merdeka Manado yang juga menjabat sebagai Ketua LP-KPK Komcab Kota Bitung Welfrits Jacobus, menyambangi Kelurahan Kasawari, Kecamatan Aertembaga. Jumat (24/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, ia berbincang langsung dengan Kepala Kelurahan Kasawari, Ricardo Johanes Bolung SE, dan beberapa warga yang ada di sekitar kawasan wisata Batu Angus, terkait tindak lanjut hasil KKN Tematik beberapa waktu yang lalu.

Menurut Welfrits, ia berencana mengadakan kegiatan baru yang akan menggandeng Universitas Klabat Airmadidi dengan tujuan memberikan pelatihan cara mengolah hasil hutan mangrove, supaya masyarakat Kasawari bisa punya produk sendiri yang bernilai ekonomi tanpa merusak alamnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Harapan kami, masyarakat bisa belajar memanfaatkan hasil alam tanpa merusak hutan. Ekonomi jalan, tapi lingkungan juga tetap terjaga,” ucap Welfrits Jacobus saat berbincang dengan warga di lokasi hutan mangrove.

Pada kesempatan itu, Welfrits menyampaikan bahwa semua aturan yang sudah disepakati bersama lewat musyawarah warga harus ditegakkan dengan adil dan tidak berpihak pada kelompok tertentu.

Baca Juga:  DPP APPI Bagikan 1.500 Paket Sembako di Pelosok Desa Karawang

“Pesan saya kepada Pemerintah dan pihak yang mengawasi pengelolaan ekowisata ini, agar aturan yang sudah disepakati bersama dapat dijalankan dengan benar-benar dan secara adil. Supaya tidak muncul gesekan di antara masyarakat yang sama-sama mencari nafkah di area wisata hutan mangrove Batu Angus ini,” ujarnya

“Pemerataan harus dijaga, jangan ada yang merasa dianaktirikan,” lanjut Welfrits sembari mengakhiri dialog bersama warga Kasawari.

Warga yang hadir mengaku senang dengan kunjungan ini. Mereka berharap kerja sama antara kampus, pemerintah, dan masyarakat bisa segera diwujudkan. Selain menjaga mangrove tetap lestari, mereka ingin Kasawari bisa dikenal bukan hanya karena keindahan alamnya, tapi juga karena warganya yang kreatif dan kompak dalam menjaga tempat tinggal mereka sendiri. (CJP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru