Tudingan Dana Desa Keliru, Pemkam Poumako Cenderawasih Sebut Postingan Oknum Sekdes Fitnah Tak Berdasar

- Penulis

Rabu, 22 Juli 2026 - 23:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tudingan Dana Desa Keliru, Pemkam Poumako Cenderawasih Sebut Postingan Oknum Sekdes Fitnah Tak Berdasar

 

Mimika Papua Tengah. / kompas1.com

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kampung Poumako Cenderawasih angkat bicara mengenai kegaduhan media sosial yang dipicu oleh unggahan diduga oknum Sekretaris Kampung. Dalam unggahan tersebut, yang diduga oknum Sekretaris kampung ( Sekkam) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Kepala Kampung terkait pengelolaan Dana Desa.

Kepala Kampung Poumako Muhamad Kilwarani, menegaskan bahwa seluruh isi postingan tersebut adalah informasi sesat (hoaks) yang sengaja dibuat untuk menggiring opini negatif publik.

“Kami pastikan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), termasuk Dana Desa, berjalan sesuai koridor hukum. Setiap serapan anggaran didasarkan pada hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan dilaporkan secara berkala kepada Pemerintah Kabupaten melalui Kadistrik Mimika Timur Raymond Tanser, S. Sos, ujar Muhamad Kilwarani dalam keterangan persnya, Selasa, 21/7/2026.

Baca Juga:  Sinergi dan Respons Cepat, DPW A-PPI Sumut Apresiasi Kinerja Kanit Reskrim Polsek Medan Area

Ia menambahkan, audit eksternal dari Inspektorat daerah maupun lembaga pengawas terkait selama ini menunjukkan tata kelola keuangan yang bersih tanpa ada temuan pelanggaran material. Terkait langkah diduga oknum Sekkam, Kepala Kampung menduga ada motif personal di balik aksi sepihak tersebut.

“Sangat disayangkan seorang aparatur desa justru membuat gaduh tanpa koordinasi internal. Kami tidak gentar sedikit pun jika KPK ingin memverifikasi, karena administrasi kami rapi dan nyata fisiknya. Justru kami yang akan mengambil langkah hukum tegas atas pencemaran nama baik institusi desa,” pungkasnya.

Pemerintah Desa mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kampung Poumako Cenderawasih, agar tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu liar, dan terus mengawal pembangunan desa secara objektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru