Tudingan Dana Desa Keliru, Pemkam Poumako Cenderawasih Sebut Postingan Oknum Sekdes Fitnah Tak Berdasar
Mimika Papua Tengah. / kompas1.com
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah Kampung Poumako Cenderawasih angkat bicara mengenai kegaduhan media sosial yang dipicu oleh unggahan diduga oknum Sekretaris Kampung. Dalam unggahan tersebut, yang diduga oknum Sekretaris kampung ( Sekkam) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memeriksa Kepala Kampung terkait pengelolaan Dana Desa.
Kepala Kampung Poumako Muhamad Kilwarani, menegaskan bahwa seluruh isi postingan tersebut adalah informasi sesat (hoaks) yang sengaja dibuat untuk menggiring opini negatif publik.
“Kami pastikan bahwa pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), termasuk Dana Desa, berjalan sesuai koridor hukum. Setiap serapan anggaran didasarkan pada hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) dan dilaporkan secara berkala kepada Pemerintah Kabupaten melalui Kadistrik Mimika Timur Raymond Tanser, S. Sos, ujar Muhamad Kilwarani dalam keterangan persnya, Selasa, 21/7/2026.
Ia menambahkan, audit eksternal dari Inspektorat daerah maupun lembaga pengawas terkait selama ini menunjukkan tata kelola keuangan yang bersih tanpa ada temuan pelanggaran material. Terkait langkah diduga oknum Sekkam, Kepala Kampung menduga ada motif personal di balik aksi sepihak tersebut.
“Sangat disayangkan seorang aparatur desa justru membuat gaduh tanpa koordinasi internal. Kami tidak gentar sedikit pun jika KPK ingin memverifikasi, karena administrasi kami rapi dan nyata fisiknya. Justru kami yang akan mengambil langkah hukum tegas atas pencemaran nama baik institusi desa,” pungkasnya.
Pemerintah Desa mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kampung Poumako Cenderawasih, agar tetap tenang, tidak terprovokasi oleh isu liar, dan terus mengawal pembangunan desa secara objektif.














