Miris!! Terkait berita klarifikasi ASR di kedai kopi tidak mengetahui atas pemberitaan sabung ayam di wilayah kostrad” diduga dijadikan korban.

- Penulis

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miris!! Terkait berita klarifikasi ASR di kedai kopi tidak mengetahui atas pemberitaan sabung ayam di wilayah kostrad” diduga dijadikan korban.

Toddopuli, Makassar//25 Agustus 2026// kompas1.com 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkait video klarifikasi dalam pemberitaan sabung ayam yang melibatkan unit satuan Batalyon kostrad, kabupaten maros menuai sorotan publik,pasalnya dalam video tersebut atas nama ASR tidak mengetahui adanya video klarifikasi untuk dibuat salah satu kedai kopi jalan toddopuli kota makassar,

Saya baru mengatahui saat salah satu awak media menghubungiku lewat panggilan via whatsapp sekitar pukul 23:21 wita minggu (23/8/2026) untuk menjemput saya guna menghadiri dan mengklarifikasi atas pemberitaan”dugaan judi berkedok perlombaan yang melibatkan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (kostrad)

Yang sebelumnya salah satu media online berinisial RM bersama lembaga LPK berinisial A,IR sudah berada ditempat lebih awal, ironisnya sesampai di tujuan kedai kopi. puluhan berbadan kekar dan berambut cepak sudah menunggu yang diduga dari Denpom XIV/4 Makassar

Dalam pertemuan tersebut ASR sudah menceritakan dan mengkonfirmasi tidak ada keterkaitan atas pemberitaan itu, yang telah beredar di media sosial terkait sabung ayam yang tengah viral di media sosial ia bukan membuatnya atau menulis narasi yang beredar,” iyee betul bang kalau itu saya tidak mengatahui atas pemberitaan terkait sabung ayam di wilayah kostrad kalau pemberitaan itu bukan saya yang buat,”ungkapnya kepada awak media selasa (25/8)

Baca Juga:  Kanit Reskrim Polsek Tamalate Perkenalan Diri Dan Beri Arahan Kepada Seluruh Personil unit Reskrim

“Ironisnya didalam mediasi tersebut ASR dipaksa untuk membuat video klarifikasi oleh RM dan A,IR untuk memenuhi Hak Jawab tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan pers yang merugikan nama institusi tersebut,

“Saya sangat dirugikan dengan adanya video klarifikasi dengan meminta maaf atas yang beredar di sosial, karena tidak ada kaitannya dalam pemberitaan tersebut, hanya dijadikan korban terkait pemberitaan,” Jelasnya

“Atas beredar luasnya video klarifikasi ini saya menyayangkan kepada pihak yang terkait, sebelumnya saya meminta untuk pengaburan wajah demi keamanan. mengingat atas pemberitaan yang baru baru ini viral di medsos melibatkan satuan elit Batalyon (Kostrad) sebagaimana saya tidak mengetahui permasalahan dari awal.

Disisi lain’ Sebelumnya berita ini viral diberbagai platform media sosial hingga menjadi perbincangan ditengah masyarakat, yang diangkat oleh salah satu media online 23/8 dengan judul, “dugaan judi berkedok perlombaan final ayam bangkok disebut digelar dikostrad dengan taruhan”500 juta hingga dipenuhi beragam komentar netizen,

Dalam pemberitaan , sumber menyebut pertandingan Yolanda versus Theptroy bukan bagian dari perlombaan yang digelar secara umum, melainkan partai yang telah disepakati sebelumnya atau big game.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru