Al-Washliyah Medan Tegaskan Tidak Pernah Ajarkan Kader Langgar Hukum

- Penulis

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Al-Washliyah Medan Tegaskan Tidak Pernah Ajarkan Kader Langgar Hukum

Medan / kompas1.com

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Al-Washliyah Kota Medan, Dr H Abdul Hafez Harahap, menegaskan bahwa penangkapan oknum Sekjen Himmah Sumut (MK) dan Sekjen Himmah Asahan (MR) terkait kasus judi online oleh Satreskrim Polrestabes Medan adalah murni masalah pribadi dan tidak terkait dengan organisasi. Al-Washliyah tidak pernah mengajarkan atau mengarahkan kadernya untuk melakukan tindakan yang merugikan atau melanggar hukum.

“Himmah sebagai organisasi kader mahasiswa Al Washliyah adalah lembaga yang bersih dari aktifitas pelanggaran hukum negara dan hukum syariat Islam. Kalau ada tindakan pelanggaran hukum itu adalah tindakan bersifat pribadi,” jelas Dr Abdul Hafez Harahap.

Baca Juga:  M. Faisal B IRKH, MH Resmi Pimpin PAN Kota Medan Periode 2025–2030

Pernyataan ini disampaikan untuk menanggapi kasus yang melibatkan dua oknum pengurus Himmah tersebut. Polrestabes Medan juga membantah adanya kriminalisasi terhadap aktivis Himmah. Polrestabes Medan menegaskan tidak tebang pilih dalam penegakan hukum.

Polrestabes Medan juga mencontohkan kasus Camat Medan Maimun, Natarpdja, yang dicopot karena korupsi anggaran Rp 1,2 miliar dari kartu kredit Pemda. Kasus ini berbeda dengan kasus judi online yang melibatkan MK dan MR.

Polrestabes Medan berkomitmen memberantas praktik judi online sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru