Anggaran DPRD Deli Serdang Menganga: Studi Banding ke Luar Daerah Lebih Penting dari Kesejahteraan Rakyat?

- Penulis

Kamis, 4 September 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggaran DPRD Deli Serdang Menganga: Studi Banding ke Luar Daerah Lebih Penting dari Kesejahteraan Rakyat?

Deli Serdang, 4 September 2025 / kompas1.com

Sorotan tajam kini tertuju pada DPRD Kabupaten Deli Serdang terkait alokasi anggaran perjalanan dinas yang mencengangkan. Bagaimana mungkin wakil rakyat menghabiskan dana Rp 10.254.058.787 untuk perjalanan dinas, sementara anggaran serupa untuk Bupati dan Wakil Bupati yang mengunjungi 22 kecamatan hanya Rp 2 miliar?

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perbandingan yang mencolok ini memicu pertanyaan mendasar: Apakah DPRD Deli Serdang lebih mementingkan studi banding dan kunjungan kerja yang belum jelas manfaatnya, daripada kesejahteraan masyarakat yang mereka wakili?

“Ironisnya, bukan hanya anggaran perjalanan dinas yang fantastis, tapi juga fasilitas mobil dinas Ketua DPRD yang lebih mewah dan mahal dari mobil dinas Bupati,” ujar seorang sumber yang enggan disebutkan namanya.

Pertanyaan Kritis:

– Apakah anggaran Rp 10 miliar lebih untuk perjalanan dinas DPRD Deli Serdang benar-benar sepadan dengan hasil yang diperoleh?
– Transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran perjalanan dinas DPRD Deli Serdang patut dipertanyakan. Kemana saja mereka pergi dan apa kontribusi nyata bagi masyarakat Deli Serdang?
– Apakah DPRD Deli Serdang lupa bahwa mereka adalah wakil rakyat yang seharusnya mengutamakan kepentingan rakyat, bukan memperkaya diri dengan fasilitas mewah dan perjalanan dinas yang berlebihan?

Baca Juga:  Bentuk Mental dan Fisik, Satuan Samapta Polres Lampung Utara Gelar Pembaretan Bintara Remaja Angkatan 50

Ketidakseimbangan anggaran ini mencerminkan prioritas yang salah kaprah. DPRD Deli Serdang seharusnya menjadi motor penggerak pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan menjadi beban anggaran yang membebani APBD.

Masyarakat Deli Serdang menuntut penjelasan dan transparansi dari DPRD terkait penggunaan anggaran perjalanan dinas yang fantastis ini. Jika tidak ada perubahan yang signifikan, bukan tidak mungkin gelombang protes akan semakin besar dan kepercayaan masyarakat terhadap wakil rakyat akan semakin merosot.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru