Memenuhi Beberapa Kriteria, Kampung Nawaripi Masuk Kategori Kampung Mandiri Tahun 2025

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 03:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memenuhi Beberapa Kriteria, Kampung Nawaripi Masuk Kategori Kampung Mandiri Tahun 2025

Timika, / kompas1.com

Kampung Nawaripi, Distrik Wania akhirnya mendapatkan kategori kampung Mandiri tahun 2025. Pencapaian tersebut disampaikan oleh pemateri dari pihak BPKP saat acara workshop yang digelar di Kantor BPKAD Kabupaten Mimika belum lama ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya Kampung Nawaripi menyandang status kampung maju selama dua tahun berturut-turut pada 2023 dan 2024.

“Dari 133 kampung yang ada, beberapa sudah maju. Khusus Distrik Wania, Kampung Nawaripi menunjukkan progres yang baik selama tiga tahun terakhir. Ini akan kita input dalam data IDM (Indeks Desa Membangun) tahun 2025,” ujar Siti.

Status kampung yang Mandiri diberikan kepada desa yang memiliki tingkat ketahanan sosial, akses layanan dasar yang baik, infrastruktur memadai, serta tata kelola pemerintahan.

Nawaripi telah memenuhi semua kriteria tersebut, bahkan telah memiliki Pendapatan Asli Kampung (PAK) melalui pengelolaan BUMDes. Hal tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian kemandirian desa.

Baca Juga:  Elton Hotman Klarifikasi Kasus Viral Klenteng Thai Seng Hut Co di Binjai

Menurut Siti, perubahan besar di Nawaripi tidak lepas dari peningkatan signifikan di sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta kualitas pelaporan dan pelaksanaan program desa.

“Penilaian didasarkan pada fasilitas umum, hasil kerja pemerintah kampung, dan perkembangan kegiatan desa. Nawaripi sudah menunjukkan pencapaian yang sangat positif,” tambahnya.

Selain Nawaripi, beberapa kampung lain di Distrik Wania juga menunjukkan kemajuan. Kampung Mandiri Jaya, yang sebelumnya masuk kategori tertinggal, kini telah naik menjadi kampung berkembang. Sementara Kampung Kadun Jaya naik status dari berkembang menjadi maju.

“Ini semua berkat pengelolaan Dana Desa yang dikerjakan tepat sasaran,” ungkap Siti.

Ia juga mengharapkan kepada para kepala kampung di Distrik Wania agar selalu siap untuk menerima program pembangunan yang masuk serta menjaga kualitas pelaporan dan implementasi kegiatan desa.

“Harapan kami, kedepan semua kampung bisa lebih siap, teliti, dan maksimal dalam hasil kerja,” harap Siti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru