Mobil Toyota Avanza Terbakar Hebat di SPBU Garegeh Bukittinggi, Dugaan Akibat Melangsir BBM

- Penulis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 05:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Toyota Avanza Terbakar Hebat di SPBU Garegeh Bukittinggi, Dugaan Akibat Melangsir BBM

Bukittinggi, / kompas1.com

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebuah mobil Toyota Avanza terbakar hebat di SPBU Garegeh, Jalan Soekarno Hatta, Bukittinggi, pada hari Senin sore. Insiden kebakaran diduga terjadi akibat pengisian bahan bakar minyak (BBM) di luar prosedur alias melangsir.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.17 WIB, saat kendaraan dengan nomor polisi BA 1639 OJ sedang mengisi BBM. Menurut dugaan awal, pengemudi melakukan pengisian di luar aturan yang memicu percikan api dan kemudian berkembang menjadi kebakaran hebat.

Api cepat melahap seluruh bagian mobil dan merusak sebagian fasilitas SPBU, antara lain dua unit mesin pompa bensin serta bagian atap. Kejadian ini menimbulkan kepanikan bagi pengunjung dan warga sekitar yang berada di lokasi.

Baca Juga:  Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau

Tim pemadam kebakaran Bukittinggi bersama unit dari Kabupaten Agam segera menanggapi dengan mengerahkan sembilan armada pemadam. Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bukittinggi, Joni Feri, respon cepat tim berhasil mengendalikan kebakaran sebelum menyebar lebih luas, sehingga area SPBU dapat diamankan dari risiko lanjutan.

Sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa maupun luka serius akibat insiden ini. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, dengan dugaan aktivitas melangsir BBM sebagai fokus awal investigasi yang masih perlu diverifikasi.

Insiden ini menegaskan pentingnya disiplin prosedur keselamatan di SPBU. Pengguna dan pengelola disarankan untuk selalu mematuhi aturan pengisian BBM dan memperkuat pengawasan guna mencegah kecelakaan serupa di masa depan .( Halimah Tusahdiah Napitupulu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 
PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM
Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek
Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban
Tanah Sawah Sugiyo di Kulon Progo Diduga Diserobot, Kuasa Hukum Minta Kasus Diusut Tuntas
PT SMRA Tbk Dua Kali Mangkir dari Sidang PN Jakut, 19 Oktober Terancam Verstek
Headline: Desak Penegakan Hukum, Kuasa Hukum Korban Dugaan Perampasan Lahan di Rohil Surati Kapolda Riau
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Ketum Germas ungkap Ade Julhaidir desak DPR / MPR RI tampung aspirasi masyarakat terkait polemik putusan MK dan ijazah Gibran 

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:58 WIB

PERKARA APARTEMEN SHERWOOD DIAWASI PENGADILAN TINGGI JAKARTA DAN KPK, H. MAKAWI DESAK KEPASTIAN HUKUM

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Mangkir Dua Kali, PT Summarecon Agung Tbk Terancam Kalah Kalah Melalui Putusan Verstek

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Advokat Anti-Kleptokrasi Wildan Ansori Nasution soroti perkembangan kasus Dugaan Korupsi Upah Pungut di Bogor yang dinilai Lamban

Berita Terbaru