Obat Tipe G Diduga Beredar Tanpa Takut, Panyindangan Kulon Jadi Sorotan Publik

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 02:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

kompas1.com | INDRAMAYU

Dugaan peredaran obat keras golongan tertentu (tipe G) di Desa Panyindangan Kulon, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, kembali memantik perhatian publik. Warga menilai aktivitas yang diduga berkaitan dengan penjualan obat-obatan tersebut semakin terbuka dan terkesan berlangsung tanpa hambatan.

Keluhan masyarakat bukan tanpa alasan. Informasi yang beredar menyebutkan lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi obat tipe G masih ramai didatangi pembeli. Kondisi ini membuat warga mempertanyakan sejauh mana pengawasan dan penindakan yang telah dilakukan terhadap dugaan praktik tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau memang tidak ada aktivitas seperti yang dikeluhkan warga, tentu harus dibuktikan. Tapi kalau memang ada, aparat jangan sampai terkesan menutup mata,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Menurut warga, dugaan peredaran obat tipe G bukan lagi isu baru. Persoalan tersebut disebut telah lama menjadi pembicaraan masyarakat dan berulang kali menimbulkan keresahan karena dikhawatirkan menyasar kalangan remaja.

Masyarakat khawatir penyalahgunaan obat keras akan menjadi pintu masuk berbagai persoalan sosial yang lebih besar. Mulai dari kenakalan remaja, tindakan kriminal, gangguan keamanan lingkungan, hingga rusaknya masa depan generasi muda.

“Yang kami takutkan bukan hanya soal jual belinya, tapi dampaknya. Anak-anak muda bisa menjadi korban jika obat seperti itu mudah didapat,” kata warga lainnya.

Kondisi yang disebut semakin terang-terangan ini membuat desakan terhadap aparat penegak hukum semakin kuat. Warga meminta kepolisian dan instansi terkait segera turun langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga:  Santunan Anak Yatim Yang Disalurkan Security Kilang Pertamina Balongan Berikan Kebahagiaan Dan Keberkahan

Sejumlah warga bahkan menilai lambannya respons terhadap berbagai keluhan hanya akan memunculkan spekulasi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap upaya pemberantasan peredaran obat-obatan terlarang.

“Jangan sampai masyarakat beranggapan hukum tajam ke bawah tetapi tumpul terhadap persoalan yang sudah jelas dikeluhkan warga. Kalau ada pelanggaran, tindak. Kalau tidak ada, sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, peredaran sediaan farmasi wajib memenuhi ketentuan dan perizinan yang berlaku. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan peredaran obat tipe G di Desa Panyindangan Kulon. Namun satu hal yang pasti, keresahan warga terus menguat dan tuntutan agar aparat bertindak semakin keras terdengar.

Masyarakat kini menunggu langkah nyata, bukan sekadar janji atau pengawasan di atas kertas. Jika dugaan tersebut benar adanya, warga berharap tidak ada kompromi terhadap pihak-pihak yang terlibat. Sebab ketika obat keras diduga beredar bebas di lingkungan masyarakat, yang terancam bukan hanya ketertiban umum, tetapi juga masa depan generasi muda Indramayu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pilih Ikhlas dan Berdamai, Keluarga Denizam Apresiasi Tanggung Jawab Pengelola Pantai Bali 2
Tingkatkan Komunikasi dan Produktivitas Kerja, Fungsi Produksi 2 Kilang Pertamina Balongan Gelar ‘Gopro 2’
Event Balap Bergengsi ADS 2026 Sukses Digelar, Pembalap Kejurnas dan Lokal Ramaikan Arena Balap
HSSE PPN RU Balongan Ajak Istri Pekerja Lalui Program ‘Family Road to Refinery’ Edukasi Risiko Bekerja di Kilang
Proyek Jalan Sindang-Pecuk Minim Pengawasan, Kontraktor dan Dinas PUPR Kompak Bungkam
Citra SMAN 1 Sindang Terpuruk: Siswa Sekolah Diduga Terlibat Aksi Geng Motor Bersajam
Wadirut Pertamina Kunjungi Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan,Gaungkan Semangat ‘One Pertamina’ di Indramayu
Diduga Terpapar Doktrin Geng Motor, Oknum Siswa SMAN 1 Sindang Diamuk Warga yang Geram
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 04:01 WIB

Pilih Ikhlas dan Berdamai, Keluarga Denizam Apresiasi Tanggung Jawab Pengelola Pantai Bali 2

Selasa, 16 Juni 2026 - 07:29 WIB

Tingkatkan Komunikasi dan Produktivitas Kerja, Fungsi Produksi 2 Kilang Pertamina Balongan Gelar ‘Gopro 2’

Senin, 15 Juni 2026 - 02:36 WIB

Event Balap Bergengsi ADS 2026 Sukses Digelar, Pembalap Kejurnas dan Lokal Ramaikan Arena Balap

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:45 WIB

Proyek Jalan Sindang-Pecuk Minim Pengawasan, Kontraktor dan Dinas PUPR Kompak Bungkam

Senin, 8 Juni 2026 - 13:09 WIB

Citra SMAN 1 Sindang Terpuruk: Siswa Sekolah Diduga Terlibat Aksi Geng Motor Bersajam

Berita Terbaru