Perumda Pasar Gelar Sosialisasi Penataan, Tingkatkan Ketertiban dan Keamanan Pasar Girian

- Penulis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung, Kompas1.com — Perumda Pasar Kota Bitung menggelar sosialisasi penataan pasar yang bergulir di Pasar Girian Kota Bitung. Selasa, (28/10/2025). Sosialisasi ini terkait penataan Lapak khususnya untuk terpal yang sudah melewati batas yang ditentukan yaitu kurang lebih satu meter dari batas tirisan dan letak meja jualan yang sudah melewati batas jalan.

Menurut Rahmat Alo Pulukadang selaku pengawas Pasar Girian mengatakan, upaya penataan Pasar Girian akan terus dilakukan oleh Perumda Pasar Kota Bitung. Adapun sosialisasi ini akan dilakukan sebanyak dua kali sehari, yakni pada waktu pagi dan sore hari.

“Langkah ini dilakukan agar seluruh pedagang memahami arah penataan pasar dan dapat menyesuaikan posisi lapak masing-masing sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan,” ujar Alo Pulukadang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

menurutnya, kegiatan sosialisasi hari ini melibatkan, kanit Pasar Girian, Romi Marjun, serta petugas keamanan dan kebersihan, Mahmud Kairupan. “Kami akan turun langsung ke lapangan memberikan imbauan, sekaligus membantu menata kembali lapak-lapak yang dianggap melanggar aturan,” tegasnya.

Baca Juga:  Polres Binjai Tangkap 11 Orang Bandar Narkoba, Selama Bulan Suci Ramadhan

“Kami harap semua pedagang bisa kerja sama, supaya pasar ini semakin tertib dan nyaman,” tambah Alo Pulukadang.

Lebih lanjut, ia juga menegaskan bahwa pengendara ojek tidak diperbolehkan parkir di dalam area pasar, demi menjaga kelancaran arus pembeli dan menghindari kemacetan di dalam area jualan.

“Kalau ojek parkir di dalam pasar, bisa bikin macet dan mengganggu aktivitas jual beli. Jadi cukup parkir di luar saja,” jelasnya.

Melalui sosialisasi rutin tersebut, Perumda Pasar berharap suasana pasar bisa semakin tertib, bersih, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli. Penataan ini juga menjadi bagian dari program Pemerintah Kota Bitung dalam memperbaiki dan memperindah kawasan pasar tradisional agar lebih teratur dan aman. (CJP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanit Reskrim Polsek Tamalate Perkenalan Diri Dan Beri Arahan Kepada Seluruh Personil unit Reskrim
Soroti Dugaan Narkoba di Lapas Palopo, Adhy Nuryadin Kini Dituding Memeras: Ia Pertanyakan Peran Oknum Wartawan dan Aliran Dana
Tidak Terbukti Curi Timbunan : Bupati Gowa Berkunjung Di Kediaman ILYAS SITABA.
Dugaan peredaran obat daftar G di Palopo dan Luwu Raya, Polres Palopo dan Polda Sulsel di minta lakukan pemeriksaan terhadap SHT 
Miris!! Terkait berita klarifikasi ASR di kedai kopi tidak mengetahui atas pemberitaan sabung ayam di wilayah kostrad” diduga dijadikan korban.
Aliansi Suara Keadilan Gelar Aksi Di Pengadilan Negeri Gowa Dan Mapolresta Gowa, Soroti Penegakan Hukum dan Minta Evaluasi
Diduga “Jual Janji” Bebaskan Tahanan Narkoba Rp200 Juta, Oknum Pengacara Resmi Dipolisikan ke Polda Sumut
Tambang Emas Belopa Diduga Kembali Beroperasi Usai Ditertibkan, Publik Desak APH Bongkar Aktor di Baliknya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 01:17 WIB

Kanit Reskrim Polsek Tamalate Perkenalan Diri Dan Beri Arahan Kepada Seluruh Personil unit Reskrim

Selasa, 1 September 2026 - 11:26 WIB

Soroti Dugaan Narkoba di Lapas Palopo, Adhy Nuryadin Kini Dituding Memeras: Ia Pertanyakan Peran Oknum Wartawan dan Aliran Dana

Senin, 31 Agustus 2026 - 02:07 WIB

Tidak Terbukti Curi Timbunan : Bupati Gowa Berkunjung Di Kediaman ILYAS SITABA.

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Dugaan peredaran obat daftar G di Palopo dan Luwu Raya, Polres Palopo dan Polda Sulsel di minta lakukan pemeriksaan terhadap SHT 

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:16 WIB

Miris!! Terkait berita klarifikasi ASR di kedai kopi tidak mengetahui atas pemberitaan sabung ayam di wilayah kostrad” diduga dijadikan korban.

Berita Terbaru