LBH Pemuda Karya Nasional Laporkan Penyebar Konten Tanpa Izin ke Polda Sumut

- Penulis

Kamis, 4 September 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LBH Pemuda Karya Nasional Laporkan Penyebar Konten Tanpa Izin ke Polda Sumut

Medan / kompas1.com

Setelah Oknum Mantan Kepala BNNK Pematang Siantar dan Oknum Pegawai P3K RSU Pirngadi, PKN Maju Jaya Abadi melalui Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Karya Nasional juga melaporkan Robby Herpani, Roise Feri Simamora dan Mario Geraldi Purba ke Polda Sumut. Laporan tersebut terkait dugaan penggunaan Merek Logo Pemuda Karya Nasional tanpa izin dari pemilik, sementara merek tersebut telah sah digunakan PKN Maju Jaya Abadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya Sekum DPP PKN Maju Jaya Abadi Jordan Sitepu, SH menerangkan bahwa akan terus melakukan upaya hukum terhadap siapa saja yang menggunakan Pemuda Karya Nasional, Logo Pemuda Karya Nasional, Loreng Pemuda Karya Nasional dan Mars Pemuda Karya Nasional tanpa izin dari pemilik atau tidak bergabung dalam PKN Maju Jaya Abadi yang dikomandoi Ketua Umum Maruli Aner Siagian.

Diketahui berdasarkan fakta di media sosial ataupun berita yang berseliweran, ketiga oknum tersebut sering membagikan ucapan ataupun kalimat-kalimat yang didalamnya menggunakan logo Pemuda Karya Nasional tanpa izin. Hal ini merupakan perbuatan melawan hukum yang merugikan PKN Maju Jaya Abadi sebagai pengguna sah.

Baca Juga:  Ketua DPD LSM BIN Minta Mendes PDTT Segera Copot Kades Gunung Pane Dari Jabatannya

Salah satu kuasa hukum PKN Maju Jaya Abadi Hardian Maulana Putra, SH menyatakan sudah seharusnya oknum-oknum ini tidak menggunakan hak orang lain. Hal ini diperkuat sebagaimana sebelumnya pernah dikeluarkannya larangan penggunaan logo Pemuda Karya Nasional bagi siapapun tanpa izin. Larangan tersebut telah dikirimkan ke Polda Sumatera Utara, Polda Riau dan Polda Kepulauan Riau. Lanjut Hardian, ancaman bagi terlapor adalah pidana penjara 4-5 tahun dan denda Rp. 2.000.000.000, (Dua Milyar Rupiah).

Disisi lain, Ketua Harian DPD I PKN Maju Jaya Abadi Provinsi Sumatera Utara Putra Khan menyatakan kepada awak media bahwa larangan ini berlaku bagi siapapun kecuali pengurus dan kader PKN Maju Jaya Abadi dibawah kepemimpinan Ketua Umum Maruli Aner Siagian, ujar Putra Khan kepada wartawan Kamis (4/9/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPC PP Kota Medan Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan
Polsek Medan Baru Tangkap Salah Satu Pelaku Khusus Pencurian Sepeda Motor, Ternyata Telah Melakukan 18 Kali Tindak Kejahatan
Kuat Dugaan Oknum Polisi Polrestabes Medan Menuai Sorotan Kejanggalan Prosedural Menjadi Perhatian Publik
Praktisi Hukum : Usut Tuntas Korupsi Anggaran Publik Relation Fiktif Di Bank Sumut
Julianta Barus Pimpin Pemuda Pancasila Kecamatan STM Hulu
Ketua Harian Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut Ajak Masyarakat yang beragama Buddha Rayakan Imlek Tanpa Euforia.
Natal Dinas Kesehatan dan RSUD di tahun 2025 sangat Meriah dihadiri 2.500 peserta tenaga kesehatan
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat Menyatakan Edi Sahputra Sitepu Tidak Terbukti Bersalah Dalam Perkara Penganiayaan
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:20 WIB

MPC PP Kota Medan Apresiasi Kinerja 100 Hari Kapolrestabes Medan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:08 WIB

Polsek Medan Baru Tangkap Salah Satu Pelaku Khusus Pencurian Sepeda Motor, Ternyata Telah Melakukan 18 Kali Tindak Kejahatan

Jumat, 6 Februari 2026 - 03:04 WIB

Kuat Dugaan Oknum Polisi Polrestabes Medan Menuai Sorotan Kejanggalan Prosedural Menjadi Perhatian Publik

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:13 WIB

Praktisi Hukum : Usut Tuntas Korupsi Anggaran Publik Relation Fiktif Di Bank Sumut

Senin, 26 Januari 2026 - 11:01 WIB

Julianta Barus Pimpin Pemuda Pancasila Kecamatan STM Hulu

Berita Terbaru