Dugaan Skandal Proyek SDAMBK Deli Serdang , Kadis Jansu Sipahutar ‘Kabur’ dan Lempar Bola ke ULP, KPK Didesak Turun Tangan!

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 23:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan Skandal Proyek SDAMBK Deli Serdang , Kadis Jansu Sipahutar ‘Kabur’ dan Lempar Bola ke ULP, KPK Didesak Turun Tangan!

 

​LUBUK PAKAM / kompas1.com

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktik ‘main mata’ dan dugaan nepotisme dalam penentuan pemenang tender proyek di lingkungan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDAMBK) Kabupaten Deli Serdang kian meruncing. Bukannya memberikan keterbukaan informasi, Kepala Dinas SDAMBK, Jansu Sipahutar, justru tertangkap basah menghindar, bungkam, dan terkesan melempar batu sembunyi tangan saat dikonfirmasi insan pers.


​Saat berhasil dikonfirmasi awak media via WhatsApp pada hari Senin tanggal 21 juli 2026 , terkait identitas serta rekam jejak CV/kontraktor pemenang lelang proyek, Kadis SDAMBK Jansu Sipahutar justru melontarkan jawaban evansif yang terkesan buang badan.
​”Coba tanya kepada ULP (Unit Layanan Pengadaan), karena pemenang lelang menjadi kewenangan ULP,” cetus Jansu singkat.

​Jawaban ini dinilai sebagai trik murah untuk mengalihkan perhatian media agar “pemain utama” di balik proyek-proyek raksasa tersebut tidak terendus. Tak berhenti di situ, sikap tidak profesional kembali ditunjukkan sang pejabat. Saat salah seorang awak media mencoba mengejar konfirmasi lanjutan secara langsung, Jansu Sipahutar diduga kuat memilih kabur dan pergi meninggalkan wartawan di lapangan.

​Sikap buang badan dan menghindar ini memperkuat dugaan publik bahwa ada “aroma busuk” yang sedang ditutupi secara masif di internal SDAMBK Deli Serdang.
​Bau Menyengat Nepotisme . Proyek Rakyat untuk “Orang-Orang Pilihan”?

​Tertutupnya data pemenang lelang serta bungkamnya pihak dinas memicu spekulasi liar yang masuk akal . Proyek bernilai miliaran rupiah ini diduga kuat telah dipetakan untuk kelompok, ring satu, atau orang-orang dekat lingkaran pejabat penguasa.

Baca Juga:  Bupati Lampung Utara Hadiri Apel Besar Hari Pramuka ke-64 dan Terima Tanda Penghargaan Gerakan Pramuka

​Skenario ini menimbulkan pertanyaan menohok . Pemenang lelang yang berasal dari “orang-orang pilihan” ini sebenarnya menguntungkan siapa? Apakah untuk kualitas pembangunan masyarakat Deli Serdang, atau sekadar menjadi ‘sapi perah’ demi mengisi pundi-pundi kelompok tertentu?

​Sikap tertutup dan main petak umpet yang ditunjukkan Jansu Sipahutar jelas-jelas mengangkangi instruksi pimpinannya sendiri. Padahal, saat meninjau langsung proyek infrastruktur di Kecamatan Tanjung Morawa pada Rabu (8/7/2026) lalu, Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan sudah memberikan peringatan keras terkait pentingnya transparansi dan pengawasan ketat.

​”Tanpa pengawasan yang serius, pembangunan rawan terlambat, tidak sesuai spesifikasi, dan akhirnya merugikan warga,” pungkas Bupati kala itu.
​Namun, di lapangan, instruksi Bupati seolah dianggap angin lalu oleh Kadis SDAMBK. Janji keterbukaan data hanya manis di bibir, sementara di balik meja dinas, praktik pembungkaman terus berjalan.

​sekelompok wartawan dari Organisasi Assosiasi Pewarta Pers Indonesia ( A-PPI) Sumut meminta kepada KPK Wajib Periksa Bupati dan Kadis SDAMBK .

​Melihat bobroknya tata kelola pengadaan barang dan jasa serta indikasi kuat pengondisian proyek untuk lingkaran pejabat penguasa, elemen masyarakat dan awak media mendesak lembaga antirasuah tidak tinggal diam.

​Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera turun ke Deli Serdang untuk melakukan penyelidikan dan memeriksa Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan serta Kadis SDAMBK Jansu Sipahutar.

​Pemeriksaan menyeluruh oleh KPK dinilai sangat mendesak guna membongkar aliran dana, dugaan commit-fee, hingga motif pembagian proyek kepada kontraktor/CV yang disinyalir merupakan “orang titipan”.

​Publik Deli Serdang kini menunggu ketegangan ini: Apakah pimpinan daerah berani mencopot pejabat yang alergi media dan main belakang, atau justru ikut menikmati ‘kue’ anggaran rakyat tersebut? (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel kompas1.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gusar diawasi  Pers , Oknum Ketua 2PAM3 Mimika berinisial TR intimidasi Pimred kompas1.com dan bawa bawa nama ethnis demi bungkam kasus hibah APBD.
Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas
Bung Putra resmi di tetapkan sebagai Ketua wilayah LMND Sulawesi Selatan periode 2026–2028 .
Kantor SAR Makassar Kerahkan KN SAR Kamajaya Dan Puluhan Personil Dukung Operasi SAR KMP Virgi Tranportasi 8
Diduga Oknum Ketua 2PAM3 Mimika dan Oknum TL Menyalahgunakan Dana Hibah.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate Perkenalan Diri Dan Beri Arahan Kepada Seluruh Personil unit Reskrim
Soroti Dugaan Narkoba di Lapas Palopo, Adhy Nuryadin Kini Dituding Memeras: Ia Pertanyakan Peran Oknum Wartawan dan Aliran Dana
Tidak Terbukti Curi Timbunan : Bupati Gowa Berkunjung Di Kediaman ILYAS SITABA.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 04:27 WIB

Gusar diawasi  Pers , Oknum Ketua 2PAM3 Mimika berinisial TR intimidasi Pimred kompas1.com dan bawa bawa nama ethnis demi bungkam kasus hibah APBD.

Kamis, 17 September 2026 - 11:54 WIB

Pemuda Walmas Desak Bupati Luwu Cabut Hibah Lahan Unanda di Walmas

Kamis, 17 September 2026 - 02:33 WIB

Bung Putra resmi di tetapkan sebagai Ketua wilayah LMND Sulawesi Selatan periode 2026–2028 .

Senin, 7 September 2026 - 00:59 WIB

Diduga Oknum Ketua 2PAM3 Mimika dan Oknum TL Menyalahgunakan Dana Hibah.

Kamis, 3 September 2026 - 01:17 WIB

Kanit Reskrim Polsek Tamalate Perkenalan Diri Dan Beri Arahan Kepada Seluruh Personil unit Reskrim

Berita Terbaru

Medan

BADKO HMI Sumut Gelar Maulid Nabi dan Santuni Anak Yatim

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:42 WIB